Trenggalek, Kabarpas.com – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyebut jika Pantai Kebo memiliki keunikan, keaslian dan kelestarian lingkungan sehingga bisa menjadi daya tarik para wisatawan.
Hal ini disampaikan usai meresmikan Desa Tematik Pantai Kebo bersama PT. PLN (Persero) UP3 Ponorogo di Desa Ngulungwetan Kecamatan Munjungan.
Mas Ipin sapaan dia mengucapkan terima kasih serta apresiasi setelah aliran listrik bisa masuk ke kawasan Pantai Kebo. Karena, hal ini bisa menunjang dalam menggerakkan ekonomi masyarakat setempat melalui UMKM.
“Selain ekonomi masyarakat setempat bisa digerakkan, keberadaan aliran listrik bisa berfungsi karena jaringan menjadi satu di pinggir pantai, “ucapnya.
Mas Ipin menjelaskan, selain untuk memajukan UMKM, terobosan dan inovasi bisa dikembangkan dalam bentuk pertanian.
“Masyarakat sudah terbantu terbantu dengan aliran listrik tersebut, karena dulu harus pakai disel sekarang sudah bisa terkonversi dengan nilai penghematan biaya bisa mencapai 50-70 persen jika dibandingkan dengan biaya membeli solar, “imbuhnya.
Selanjutnya, Mas Ipin berharap, dengan adanya kampung tematik ini masyarakat bisa menjaga kelestarian lingkungan dengan baik agar bisa menjadi daya tarik wisatawan.
“Jika kelestarian dan kebersihan tidak dijaga akan bisa menurunkan minat wisatawan berkunjung, “tukasnya.
Dia menyampaikan, Desa Tematik di Ngulungwetan ini sangat mungkin akan menjadi salah desa wisata yang menjanjikan bagi masyarakat Trenggalek atau luar Trenggalek.
“Untuk itu saya berpesan jaga kebersihan. listrik sudah masuk. Kita itu jual alam, sehingga jangan sampai wisatawan terganggu dengan keberadaan sampah, “tandasnya.
Di tahap pertama ini, lanjut dia, sudah terdapat 30 sambungan pasang baru listrik, 18 diantaranya merupakan sambungan dari petani sektor. Sehingga, untuk mengairi sawah tidak perlu memakai mesin disel.
“Intinya jangan sampai apa yang sudah diinvestasikan oleh PLN mubazir. Mereka sudah memanjangkan kabel dan ngasih signage serta beberapa fasilitas lain, “tutupnya. (ADV).

















