Pasuruan (Kabarpas.com) – Ratusan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di wilayah Kabupaten Pasuruan, mengikuti seminar tentang cara untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk usaha.
Seminar dengan tema One Village Many Product tersebut, diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Pasuruan, kerja bareng dengan Bank Indonesia (BI) cabang Malang, yang berlangsung di Hotel Tretes Raya, Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Acara ini disi oleh para pemateri yang kompeten di bidangnya. Di antaranya yaitu Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang, Jaka Setyawan, anggota DPR RI Komisi XI, Evy Zaenal Abidin, Kabid Industri Menengah dan Besar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan, Nurul Hudayati, dan juga Ketua UKM Fokus Kabupaten Pasuruan, Emanuel NS.
Seminar tersebut berlangsung sejak Selasa pagi hingga sore, dan dibagi menjadi dua sesi. Untuk sesi pertama yaitu dimoderatori oleh Kabiro Jawa Pos Radar Bromo Pasuruan, Muhammad Hidayat. Sedangkan di sesi kedua dimoderatori oleh Direktur Kabarpas.com, Shohibul Hujjah.
Dalam materinya, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang, Jaka Setyawan menyampaikan tentang peran UKM di mata Bank Indonesia serta fasilitas, dan kebijakan yang disiapkan oleh Bank Indonesia dalam rangka mendukung kemajuan UKM di daerah.
“Tentunya UKM ini sebagai usaha kecil. Sehingga strategi Bank Indonesia menginisiasi permudahan permodalan bagi UKM,” ujar Jaka Setyawan, dihadapan ratusan peserta yang hadir.
Di sisi lain, anggota DPR RI Komisi XI, Evy Zaenal Abidin, yang juga menjadi pemateri menyampaikan bahwa para pelaku UKM perlu dikawal dalam meningkatkan usahanya. Hal itu, lanjut Evi ialah untuk meningkatkan kesejahteraan dan bisa turut serta membangun perekonomian di desa mereka masing-masing.
“Secara tidak langsung juga ikut membangun perekonomian di daerahnya. Tentunya dalam hal ini legislatif akan mengawal produk hukum permodalan dalam pengembangan UKM di daerah, “kata wanita yang akrab disapa Neng Evy, yang juga politikus asal Pasuruan tersebut.
Sementara itu, Kabid Industri Menengah dan Besar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan, Nurul Hidayati dalam penyampaiannya mengatakan, peningkatan perekonomian Industri Kecil Menengah (IKM) khususnya di Kabupaten Pasuruan, merupakan program dan strategi pemerintah daerah dalam upaya untuk memfasilitasi pengembangan IKM di Kabupaten Pasuruan.
Sedangkan Emanuel NS, yang juga ketua UKM Fokus Kabupaten Pasuruan menyoroti tentang bagaiamana cara menumbuhkan semangat usaha kreatif, dan strategi pemasaran produk lokal agar bisa marketable.
“Untuk menjadi seorang pengusaha UKM atau IKM tidaklah sulit, yang penting kita bisa jeli dalam pangsa pasar,” kata Emanuel saat berbagai pengalaman kepada ratusan peserta seminar tersebut. (adv).


















