Pasuruan (Kabarpas.com) – Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Pasuruan, yang di Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) 2015 lalu mengusung pasangan Hasani – Yasin (BerHasil). Saat ini berbalik arah mendukung pasangan Setiyono – Raharto Teno Prasetyo (SeHat) yang berhasil memenangkan Pilkada pada 9 Desember 2015 lalu. Meski begitu, DPD PKS setempat menegaskan kalau partainya akan menjadi kontrol sosial kinerja pemerintahan Setiyono-Teno nanti.
Ketua DPD PKS Kota Pasuruan, Ismu Hardiyanto mengatakan, dukungan itu dilakukan karena sebagai partai politik harus mendukung kinerja pemerintahan daerah dalam hal ini atas pemerintahan Wali Kota terpilih Setiyono dan Wakilnya Raharto Teno Prasetyo yang nantinya akan memimpin Kota Pasuruan.
“Karena apapun persoalan politik, masalah pilkada kan sudah selesai, sehingga tidak ada lagai persoalan koalisi seperti saat proses Pilwalkot lalu. “ ujar Ismu kepada Kabarpas.com saat ditemui di sela-sela acara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PKS Kota Pasuruan. Minggu, (14/02/2016).
Dikatakannya, dalam perpolitikan sudah wajar jika pemerintahan yang baru termasuk programnya harus didukung. Namun, pihaknya menampik jika dukungan tersebut hanya sebatas pada dukungan politik. Sedangkan untuk di parlemen masih tetap berkomitmen pada rel yang digariskan oleh partainya, yakni jika ada program Wali Kota baru yang tidak bersesuaian dengan program partainya, tentunya fraksi PKS di DPRD setempat akan menolak.
Karena itu, ia menegaskan kalau DPD PKS ke depan tetap akan mengontrol kinerja pemerintahan yang baru sesuai dengan mekanisme yang ada. “PKS akan menjadi kontrol sosial dalam pemerintahan baru Kota Pasuruan nanti,” imbuhnya.
Sementara itu, terkait hasil dari pilkada yang telah selesai, pihaknya akan memberikan hasilnya ke seluruh pengurus tingkat kecamatan hingga ke ranting. “Kami akan sosialisasikan hasil pencapaian PKS, sehingga bisa dijadikan evalausi ke depan untuk bisa meraih suara yang lebih baik, “ pungkasnya. (ajo/gus).

















