Trenggalek, kabarpas.com-Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Trenggalek menargetkan 1 juta pengunjung wisata tahun 2023. Hal ini disampaikan oleh Sunyoto, Kepala Disparbud setempat kepada Kabarpas.com, Rabu (18/10/2023) siang.
Menurut Sunyoto, terget 1 juta pengunjung datang ke tempat wisata Trenggalek tahun 2023 bukan tanpa alasan. Salah satunya adalah telah dibukanya Jalur Lintas Selatan (JLS).
“Alhamdulillah jumlah pengunjung wisata yang datang ke Trenggalek terus meningkat. Tak terkecuali dengan dibukanya JLS. Kita menargetkan 1 juta pengunjung, “ucapnya.
Sunyoto menuturkan, dengan meningkatnya jumlah pengunjung tentu akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Tak kalah penting juga akan berdampak pada kenaikan Penghasilan Asli Daerah (PAD).”Apalagi akses jalan Bandung- Watulimo sudah diperbaiki. Mudah-mudahan menjelang akhir tahun sudah selesai, “imbuhnya.
Tak hanya itu, lanjut Sunyoto, selain tempat wisata yang ada di Watulimo pihaknya juga akan menggeser kegiatan kepariwisataan yang ada di Panggul. salah satunya akan diadakan festival desa wisata. “Insya Alloh November nanti kita akan menggelar festival tersebut, “tandasnya.
Dia menyampaikan, salah satu festival yang akan digelar adalah MTB. Tentu ini akan bisa menggeliatkan perekonomian masyarakat setempat. “Kita akan undang para pelaku ekonomi teruma UMKM yang ada di sekitar wisata tersebut, “tandasnya.
Dia mengakui jika pariwisata itu rawan dari berbagai isu, antara lain isu tsunami dan gempa. Sehingga para wisatawan terkadang membatalkan datang berkunjung. “Ini juga salah satu kendala, namun kita tetap optimis para pengunjung wisata akan datang ke Trenggalek, “ungkapnya.
Ketika disinggung tempat wisata selain pantai dalam rangka mendongkrak perekonomian, dia menyebut ada beberapa tempat wisata lain, yaitu wisata desa yang telah mem-branding diri untuk menarik wisatawan. “Terutama yang sudah masuk kategori Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), ” tutupnya. (ADV).

















