Pasuruan (Kabarpas.com) – Suasana serunya petik laut di perairan Dusun Pasir Panjang, Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan pada Rabu (13/7/2016) siang mendadak berhenti. Itu setelah adanya tabrakan dua perahu jenis trawl yang merupakan milik nelayan setempat. Akibat kejadian ini, salah seorang nahkoda dari kedua perahu tersebut meninggal dunia beberapa saat setelah kejadian.
“Usai terlibat tabrakan sesama perahu. Korban atas nama Ahyar(49), yang merupakan nelayan setempat sempat terjatuh dan tak sadarkan diri. Kemudian meninggal dunia pada saat perjalanan pulang,” ujar Kasatpolairud Polres Pasuruan, AKP Slamet Prayitno kepada Kabarpas.com saat ditemui di lokasi.
Dijelaskan, saat itu perahu dengan nama lambung Mafia yang dikemudikan Jaelani, 25, warga Dusun Pasir Panjang RT 7/13, Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan bertabrakan dengan perahu yang memiliki nama lambung Sumber Rejeki, yang dikemudikan oleh korban Ahyar, nelayan setempat.
“Sewaktu korban beserta rombongan keluarga akan kembali menepi dari petik laut hari raya kupatan, tiba-tiba tertabrak oleh perahu yang dikemudian Jaelani beserta keluarganya yang juga akan merapat ke pantai pasir panjang,” tandasnya.
Ia menambahkan bahwa pasca kejadian sempat terjadi kesepakatan antara korban dengan Jaelani untuk sepakat membayar ganti rugi atas kerusakan perahu milik korban tersebut.
“Saat ini dua perahu yang terlibat tabrakan tersebut sudah kami amankan. Sementara Jaelani belum bisa kami tetapkan sebagai tersangka lantaran masih kami periksa,” pungkasnya. (ajo/gus).

















