Pasuruan (Kabarpas.com) – Keluarga janda asal Puspo yang ditemukan tewas di kebun jagung mengaku sangat kaget, dengan ditemukannya korban yang tewas secara mengenaskan. Pasalnya, selama ini korban dikenal tak memiliki musuh. Apalagi korban hidupnya sederhana. Bahkan, untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Korban sehari-harinya mencari kayu bakar, di Desa Galih, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.
“Kebiasannya memang mencari kayu di hutan. Tidak hanya ke desa tetangga. Kadangkali sampai mencari ke tempat jauh di kawasan Perhutani,” ujar Suwondo kepada Kabarpas.com saat ditemui di kamar mayat RSUD dr R Soedarsono (RS Purut), Selasa (12/07/2016).
Masih menurut Suwondo, sehari-hari korban tinggal serumah dengan keponakannya yaitu Tutik serta Sutiyo (anak Tutik). “Ia nggak mungkin punya musuh. Hidupnya aja serba kekurangan,” imbuhnya.
Seperti dikabarkan sebelumnya, Kasus pembunuhan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan. Kali ini yang menjadi korbannya adalah seorang janda asal Dusun Manggu, Desa Pusung Malang, Kecamatan Puspo, kabupaten setempat.
Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, korban yang diketahui bernama Suwarti (58) tersebut, ditemukan tewas di sebuah kebun jagung yang terletak di Desa Galih, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan. (ajo/gus).

















