Pasuruan (Kabarpas.com) – Pasca terjadinya kebakaran hebat yang menimpa PT Orisina Indonesia, di Desa Sungikulon, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Tim Labfor Mabes Polri langsung melakukan penyelidikan, terkait penyebab kebakaran yang menimpa pabrik pengolahan getah karet tersebut.
Pantauan Kabarpas.com, setibanya di lokasi pabrik pengolahan getah karet yang terbakar tersebut, tim Labfor cabang Surabaya langsung masuk ke dalam pabrik, dan kemudian meminta keterangan sejumlah saksi mata. Selanjutnya, mereka mencari titik sumber api pertama di lokasi kebakaran. Alhasil, ditemukan sebuah alat mesin las yang diduga kuat menyala sebelum terjadinya kebakaran hebat pada Rabu (11/05/2016) sore kemarin tersebut.
“Berdasarkan keterangan yang kami peroleh dari saksi mata menyebutkan, sempat ada aktivitas pengelasan sebelum terjadinya kebakaran kemarin. Namun, kami belum bisa pastikan apakah itu penyebab kebakarannya. Karena saat ini masih dalam proses penyelidikan,” kata AKBP Joko Siswanto, Kasubdit Fiskomfor Polri Cabang Surabaya kepada Kabarpas.com, Kamis (12/05/2016).
Sementara itu, salah seorang buruh di pabrik tersebut bernama Abdul Kohar mengatakan, awalnya sempat ada suara meledak dan diberengi semburan api dari ujung timur dalam pabrik, yang lokasinya dekat dengan pemukiman penduduk.
“Kebetulan pas terjadinya kebakaran kemarin barengan dengan angin besar. Sehingga api dengan cepat membesar dan menjalar ke mana-mana,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Seperti dikabarkan sebelumnya, sebuah pabrik pengolahan getah karet yang terletak di Desa Sungikulon, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan ludes terbakar. Informasi yang berhasil dihimpun Kabarpas.com di lokasi menyebutkan, kebakaran ini terjadi saat sejumlah karyawan di pabrik tersebut sedang bekerja. Tak pelak, adanya kebakaran itu membuat para karyawan langsung keluar berhamburan untuk menyelamatkan diri. (ajo/gus).



















