Pasuruan (Kabarpas.com) – Seorang bocah kelas 5 SD di wilayah Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit, lantaran di pelipis matanya yang kanan usai terkena tembakan senapan angin, Rabu (18/05/2016).
Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, kala itu korban yang diketahui bernama Dicky Dharmawan (11), warga Dusun Wonosalam, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, kabupaten setempat itu, sedang asyik bermain di sekitar halaman rumahnya. Namun, tiba-tiba ada sebuah peluru senapan angin yang menyasar hingga mengenai pelipis matanya.
Tak pelak, bocah tersebut menjerit dan menangis histeris. Sejumlah warga sekitar yang mendengar jeritan korban itu langsung bergegas menghampiri korban. Warga kemudian langsung membawanya ke rumah sakit umum daerah (RSUD) dr.R.Soedarsono, Kota Pasuruan.
“Untuk kejadian pastinya saya kurang tahu persis, sebab saya tadi di dalam rumah. Tapi, sama tetangga yang kebetulan tadi membawa anak saya ke rumah sakit ini bercerita, kalau anak saya langsung menjerit dan menangis ketika terkena peluru dari senapan angin tersebut,” kata Iswatul Hasanah, ibu korban saat ditemui Kabarpas.com di ruang IGD RSUD dr.R.Soedarsono.
Perempuan berjilbab itu menambahkan bahwa pelaku penembakan senapan angin tersebut, tak lain adalah tetangganya sendiri berinisial SU, yang usianya sama-sama sepantaran dengan anaknya. “Yang nembak itu adalah teman anak saya. Dan tadi orang tuanya sudah minta maaf karena anaknya yang tidak sengaja mainan senapan angin terus pelurunya keluar mengenai anak saya,” imbuhnya.
Selain itu, dirinya juga mengaku kalau kasus ini telah diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak sampai ke jalur hukum. “Ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan, sebab saya sendiri mengerti karena yang nembak juga masih anak-anak,” pungkasnya. (ajo/gus).



















