Trenggalek, kabarpas.com – Pembangunan Puskesmas Suruh masih berproses dengan menunggu penyelesaian tanah. Proses masih di gubernuran.
“Dari sini sudah selesai dan masih akan diselesaikan di gubernuran. Dalam minggu ini sudah dijadwalkan oleh bagian pemerintahan provinsi, “kata Sunarto, Kepala Disdalduk dan KB Kabupaten Trenggalek, Rabu (7/11/2023) siang.
Sunarto menjelaskan, setelah proses di gubernuran selesai kita baru melangkah berikutnya, yaitu melakukan pembayaran. “Setelah itu kita koordinasikan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), “imbuhnya.
Sunarto menyampaikan, kemungkinan pembangunan Puskesmas Suruh di step dulu. Karena, dengan waktu yang relatif pendek ini tentu tidak bisa 100 persen dengan beberapa resiko. “Kita menunggu rekomendasi dari TAPD seperti apa. Ini kan sudah 4 tahun, “tukasnya.
Untuk masalah ini sebenarnya, masih lanjut dia sudah dikoordinasikan namun belum final. Tak terkecuali harus berkomunikasi dengan calon penyedia. “Kalau tahun ini tidak bisa maka harus ada penganggaran kembali, “tandasnya.
Dia menambahkan, besaran anggaran pembangunan Puskesmas Suruh berkisar Rp 8 milyar untuk dua paket, yakni rawat jalan dan rawat inap. “Intinya kita selesaikan masalah tanah ini dulu, karena tidak membangun di tanah orang lain, “tutupnya. (ADV).

















