Jakarta, Kabarpas.com – Usai memimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, memberikan apresiasi khusus kepada dua siswa madrasah yang berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional dan internasional. Penghargaan ini diserahkan langsung di halaman kantor pusat Kementerian Agama.
Kedua siswa berprestasi tersebut adalah:
1. Rifqi Nadhim Uqail (Siswa Kelas VIII MTsN 9 Kediri): Peraih apresiasi kategori Siswa Madrasah Berbakat Non-Akademik dalam bidang Karya Seni Lukis.
2. Valzan Baruna Arkananta (Siswa Kelas XII MAN IC Pekalongan): Peraih apresiasi kategori Siswa Madrasah Berbakat Akademik sebagai penerima Letter of Acceptance (LoA) terbanyak dari 24 Perguruan Tinggi Luar Negeri bereputasi.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi atas capaian Valzan dan Rifqi. Menag menilai keberhasilan Valzan menunjukkan bahwa madrasah mampu mencetak generasi yang berkarakter sekaligus memiliki daya saing global. Menurutnya, prestasi itu merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, serta dukungan lingkungan pendidikan yang kuat.
”Hari ini kita melihat wajah masa depan Indonesia. Rifqi dan Valzan adalah bukti bahwa pendidikan madrasah mampu melahirkan generasi yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga unggul secara intelektual dan kreatif. Mampu menembus 24 universitas dunia bukanlah hal yang biasa, ini luar biasa,” ujar Menag Nasaruddin.
Senada dengan Menag, Dirjen Pendidikan Islam, Prof. Dr. Amien Suyitno, M.Ag, menegaskan bahwa Kemenag akan terus berkomitmen mendukung bakat-bakat unik siswa, baik di jalur akademik maupun non akademik.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Suyitno menambahkan, capaian 24 LoA tidak sekadar angka, melainkan mencerminkan kualitas akademik, kemampuan bahasa asing, serta kesiapan siswa dalam menghadapi seleksi perguruan tinggi internasional. Ia menilai prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan madrasah sekaligus bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing di tingkat global.
”Kami di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam terus berupaya menciptakan ekosistem yang memungkinkan bakat-bakat seperti Rifqi di bidang non akademik dan Valzan di bidang akademik untuk tumbuh maksimal. Prestasi Valzan yang diterima di 24 perguruan tinggi luar negeri adalah rekor yang memotivasi seluruh siswa madrasah di Indonesia untuk berani bermimpi besar,” tegas Amien Suyitno.
Penghargaan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi jutaan siswa madrasah lainnya di seluruh pelosok negeri untuk terus berinovasi dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. (np/ian).

















