Pasuruan (Kabarpas.com) – Kesadaran masyarakat untuk menjaga fasilitas publik sepertinya masih rendah. Hal itu terlihat dari kondisi tembok yang berada di depan gapura masuk Alun-alun Bangil yang tampak penuh dengan coretan.
Adanya coretan di tembok tersebut, tentunya merusak keindahan Alun-alun Bangil yang selama ini digadang-gadang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan menjadi ikon Ibukota kabupaten setempat.
Padahal, di sisi lain Pemkab setempat sampai saat ini terus mempercantik Alun-alun Bangil tersebut, dan selalu ditambah sarana serta prasarananya. Bahkan, tahun ini anggaran yang telah disiapkan untuk terus mempercantik Alun-alun Bangil itu cukup besar, yakni mencapai Rp 900 juta. Dana itu akan digunakan untuk membangun berbagai fasilitas tambahan, diantaranya joging track, air mancur, dan taman bunga.
Anisah, (21), warga Kelurahan Kidul Dalem, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, yang saat itu datang seorang diri ke Alun-alun Bangil, Minggu. (20/12/2015). Sangat menyayangkan dengan adanya coretan yang ada di tembok di depan gapura Alun-alun tersebut.
“Coretan ini benar-benar merusak keindahan Alun-alun mas. Yang saya sayangkan kok bisa ya corat-coret di sini? Ndak mending aja sekalian corat-coret di aspal jalan raya tuch,” cetus Anisa yang sebel dengan ulah si pencoret tembok tersebut. (ajo/tin).



















