Pasuruan (Kabarpas.com) – Keberadaan komunitas senam untuk kelas ibu hamil, yang berada di Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, membuat Luluk Lukita yang juga sebagai Koordinator bidang Tatanan Ketahanan Pangan dan Gizi, di Forum Kabupaten Pasuruan Sehat (FKPS) mencetuskan sebuah program yang diberi nama Depot Gizi.
“Depot gizi adalah salah satu program FKPS yang diawali dengan penanaman Katuk bagi setiap ibu hamil dan menyusui. Depot Gizi bertujuan meningkatkan status gizi bagi ibu hamil dan menyusui sehingga membantu meningkatkan pula derajat kesehatan bagi ibu dan bayinya,” kata Luluk kepada Kabarpas.com, Senin (09/05/2016).
Dijelaskan, dengan adanya program tersebut diharapkan dapat membantu menurunkan angka kematian ibu dan bayi akibat kekurangan gizi, dan juga menggerakkan masyarakat agar sadar gizi dan pemberian asi secara eksklusif.
“Program Depot Gizi melalui tanaman Katukisasi di launching pada hari Rabu 27 April 2016 lalu, yaitu bersamaan dengan kegiatan Sosialisasi Swastisaba Kabupaten Pasuruan Sehat yang bertempat di Pendopo Kecamatan Beji, dan disaksikan langsung oleh Camat Beji dan Ketua Puskesmas Beji,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Sebagai pilot project maka Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS) Beji menjadikan Desa Kedungringin sebagai percontohan.
Sementara itu, Muslim Mustajab selaku Ketua Forum Kabupaten Pasuruan Sehat (FKPS) mengapresiasi dan sangat mendukung dengan adanya program Depot Gizi yang digulirkan FKKS Beji tersebut. “Tentunya hal itu untuk menyelamatkan dan mengurangi kematian ibu melahirkan dan bayi di Kabupaten Pasuruan,”pungkasnya. (adv).




















