Pasuruan (Kabarpas.com) – Sejumlah aparat gabungan di wilayah Kota Pasuruan melakukan inspeksi mendadak (sidak), ke beberapa tempat pusat perbelanjaan yang ada di kota setempat. Alhasil, petugas menemukan makanan berjamur dan kadaluwarsa.
Pantauan Kabarpas.com, sidak yang dilakukan oleh petugas dari Polres Pasuruan Kota, Diskoperindag, Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Satpol PP Kota Pasuruan tersebut, diawali dengan mendatangi sebuah tempat pusat perbelanjaan yang ada di Jalan Soekarno Hatta. Di tempat ini, petugas sama sekali tidak menemukan makanan yang berjamur dan kadaluwarsa.
“Kami tidak menemukan adanya makanan yang tak layak jual atau pun kadaluwarsa (expired.red),” kata Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Riyanto kepada Kabarpas.com, Jumat (03/06/2016).
Setelah dari pusat perbelanjaan yang ada di Jalan Soekarno-Hatta, petugas gabungan kemudian melanjutkan sidaknya ke pusat perbelanjaan yang ada di Jalan Panglima Sudirman, Kota Pasuruan. Di tempat inilah, petugas menemukan sejumlah makanan yang kadaluwarsa. Diantaranya yaitu 2 botol pekak bubuk yang telah expired, 1 roti bluder (berjamur), 3 roti plamben (berjamur), 1 roti sobek (berjamur), 7 Kue sagu tanpa merk, 4 tepung tapioka tanpa merk.
Pihaknya juga menyita 2 kue lapis tradisional merk global (berjamur), 1 Ikan asin merk mutiara laut yang telah expired, 1 popmie mie goreng spesial yang telah expired, 27 milko yang telah expired, 2 calpico rasa melon yang telah expired, 1 kremer yang telah expired, 1 krupuk dendeng yang telah expired, 8 bungkus kecil asinan sayur yang telah expired.
“Selain itu di tempat yang sama kami juga menyita 10 bgks besar asinan sayur yang telah expired, 4 jamur kancing rodeo yang telah expired, 3 jamur merang rodeo yang telah expired, 2 petis udang merk windu yang telah expired, 5 enting gepuk yang telah expired, dan 1 krupuk puli beras yang telah expired,” terangnya.
Dari hasil temuan tersebut, pihaknya menghimbau kepada masyarakat supaya terlebih dulu teliti pada saat akan membeli.
“Kami himbau kepada masyarakat supaya lebih teliti pada saat akan membeli. Sebab seringkali ketika menjelang datangnya ramadan. Masih saja ada ulah orang yang menjual makanan tak layak dan kadaluwarsa,” pungkasnya. (ajo/gus).



















