Pasuruan (Kabarpas.com) – Perjuangan para buruh dari PT. Tirtadaya Adi Perkasa (TAP) Gempol, dan PT. Soedali Sejahtera Pandaan, Kabupaten Pasuruan, untuk bisa mendapatkan hak-haknya dari pihak perusahaan tempat mereka bekerja. Ternyata hingga kini tak kunjung usai. Bahkan, seorang buruh pingsan saat kembali memperjuangkan nasibnya tersebut, di kantor Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi (Disnakersostrans) setempat.
Pantauan Kabarpas.com, buruh yang pingsan itu diketahui bernama Nurul Huda. Ia berasal dari PT Soedali Sejahtera. Nurul terpaksa harus dilarikan ke RSUD dr .R.Soedarsono Kota Pasuruan untuk menjalani perawatan.
“Mungkin dia (Nurul Huda.red) sumpek (pusing.red) karena hak-haknya belum terpenuhi, dan justru sering dibohongin oleh pihak Disnakersostrans,” kata Yayuk, salah satu rekan dari Nurul, saat ditemui Kabarpas.com di lokasi, Jumat (13/05/2016).
Untuk diketahui, kedatangan para buruh ke kantor Disnakersostrans tersebut bukanlah yang pertama kalinya. Sebab sebelumnya mereka sudah berkali-kali mendatangi kantor Disnakersostrans di jalan Ir. H. Juanda, Kota Pasuruan. Kedatangan mereka itu ialah untuk mendesak kepada pihak Disnakersostrans Kabupaten Pasuruan agar membantu mereka dalam mendapatkan hak-haknya sebagai seorang buruh.
“Hari ini kami datang ke sini lagi, ialah untuk meminta penjelasan kepada pihak Disnakersostrans soal nota dua kami yang tidak jelas. Karena salinan nota dua yang dikeluarkan oleh Disnakersostran belum disampaikan kepada kami,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Sementara itu, Ketua Serikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Pasuruan, Suryono Pane mengatakan, kalau pihaknya akan terus membantu para buruh dari dua pabrik tersebut dalam memperjuangkan hak-haknya.
“Kami akan terus membantu para buruh ini, agar hak-hak mereka dapat segera diberikan oleh pihak perusahaan tempat mereka bekerja,” pungkasnya. (ajo/gus).



















