Selamatkan Harga, Bulog Akan Tebas 2000 Hektar Panenan Padi Petani Wonorejo

Pasuruan (Kabarpas.com) – Dalam waktu dekat Badan Usaha Logistik (Bulog) Devisi Regional (Divre) V Jawa Timur Sub Malang, akan menebas 2.000 hektar (ha) panenan di Kabupaten Pasuruan. Besaran 2.000 hektar panenan tersebut hanya untuk satu kecamatan, yakni berada di Kecamatan Wonorejo, kabupaten setempat.

“Sesuai Inpres nomor 5 Tahun 2015 tentang ketentuan penyerapan gabah petani, lahan panen seluas 2.000 ha itu memang memenuhi standart ketentuan. Makanya kami tidak ragu lagi untuk menyerap hasil panenan petani di Kecamatan Wonorejo,” kata Kepala Sub Malang Divre V Jatim, M Arsad, Jumat (08/04/2016).

Dijelaskan, penyerapan gabah petani ditentukan seharga Rp 3.700/kg untuk gabah kering panen (GKP). Dengan persyaratan, di antaranya kadar air maksimal 15% dengan butiran patah maksimal 15% dan menir 0%. Sedangkan untuk gabah kering giling (GKG), harga dipatok sebesar Rp 4.600/kg.

“Dengan luasan lahan panenan 2.000 ha, kami akan menyerap gabah petani di Kecamatan Wonorejo, sekitar 13.000 ton hingga 15.000 ton gabah. Untuk sementara ini memang baru di Kecamatan Wonorejo. Sebab di kecamatan yang lain kami lihat di lapangan seperti di Kecamatan Winongan, kondisi panenan tidak seberapa bagus, tapi yang bagus akan tetap kami serap,” terangnya.

Dengan panen raya yang sudah di mulai saat ini, lanjut Arsad. Pihaknya yakin target penyerapan gabah petani oleh Bulog dapat terpenuhi. Meski saat ini dari target 70.000 ton gabah yang harus diserap, baru masuk 16% atau sekitar 11.000 ton. “Kami yakin target penyerapan gabah akan terpenuhi,” pungkasnya. (yik/abu).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *