Ratusan Peserta Mabuk Trabaz Pacu Andrenalin di Areal Bekas Tambang Pasir Cobanjoyo

Pasuruan (Kabarpas.com) – Ratusan pencinta dan penghoby motor Trail dari berbagai daerah, tumplek-blek di areal eks tambang pasir Cobanjoyo, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Kedatangan mereka ini ialah untuk mengikuti Mabuk Trabaz Adventure Trail (MTAT).

Pantauan Kabarpas.com, meski cuaca terik menyengat. Namun, hal itu tak menyurutkan semangat para pencinta motor lintas alam tersebut untuk menjajal jalur padang pasir dan kawasan hutan Gunung Abang, Kejayan.

Tampak para peserta dari luar daerah seperti Jawa Tengah, Bali, Kalimantan, dan regional Jatim ikut berpartisipasi di event yang baru pertama kali diselenggarakan di bekas lahan pasir milik H.Misbahul Munir, yang kini telah disulap menjadi lapangan pacuan kuda, dan sirkuit Trail serta Off road tersebut. 

Selain berlaga di ajang adventure trail, para crosser dan pencinta hoby motor trail, yang mengikuti event Mabuk Trabaz Adventure Trail (MTAT) tersebut. Ternyata juga disuguhi sirkuit Trial Game, untuk menjajal adrenalin dan ketangkasan mereka.

Para peserta pun berusaha menaklukkan rintangan superbowl, jumping, drum, serta melewati lintasan yang terdiri dari bongkahan batu dan gelondongan kayu. Beberapa peserta tampak kesulitan saat melewati sejumlah lintasan, sehingga harus dibantu oleh pengawas lapangan.

Ulum salah, salah satu panitia Mabuk Trabaz Adventure Trail (MTAT) mengatakan, bahwa untuk jalur adventure-nya yaitu sejauh 75 km. Di mana para peserta akan terus melajukan motor trailnya hingga ke wilayah Nongkojajar.

“Setelah sampai dari Nongkojajar. Mereka akan kembali ke Coban Joyo,” terang Ulum kepada Kabarpas.com, saat ditemui di lokasi. Minggu (15/11/2015).

Adanya event ini sendiri membuat nasyarakat sekitar pun tampak antusias, untuk menyaksikan para peserta lomba dalam adu ketangkasan menghadapi rintangan yang disediakan oleh panitia.

Sementara itu, H. Misbahul Munir, salah satu pemilik lokasi tambang yang digunakan untuk acara ini mengatakan, kalau pihaknya memang sengaja menyelenggarakan trial game dan enduro racing. Hal itu dilakukan untuk menyemarakkan event tersebut.

“Biar lombanya tambah semarak. Jadi kami beri tambahan trial game dan enduro racing. Dengan adanya event ini, ke depan bekas lahan tambang pasir ini akan kami jadikan kawasan olahraga,” pungkasnya. (jon/abu).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *