Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Pasuruan · 8 Jan 2016

Puluhan Warga Desa Kalirejo Geruduk Kantor Kecamatan Kraton


Puluhan Warga Desa Kalirejo Geruduk Kantor Kecamatan Kraton Perbesar

Pasuruan (Kabarpas.com) – Kekecewaan warga Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, terhadap seorang perangkat desa setempat yang bermasalah bernama Abdul Kosim. Ternyata hingga kini terus berlanjut. Bila sebelumnya mereka meluapkan kekecewaannya dengan melempari batu rumah yang bersangkutan. Namun, kali ini warga lebih memilih untuk mengeruduk kantor kecamatan setempat.

Pantauan Kabarpas.com di lokasi, puluhan warga yang berasal dari Dusun Kisik dan Kebonsawah, Desa Kalirejo itu, datang ke kantor kecamatan dengan menggunakan mobil pikap warna hitam. Sesampainya di kantor kecamatan, para warga yang sebagian besar adalah ibu-ibu dan sisanya adalah para bapak-bapak tersebut, langsung berteriak-teriak minta kejelasan Kades setempat soal diaktifkannya kembali Abdul Kosim, yang sebelumnya sudah resmi mengundurkan diri.

“Tolong pak inggih (sebutan kades.red) yang tegas dong. Ini bagaimana kok bisa perangkat desa yang jelas-jelas sebelumnya sudah mengundurkan diri. Tapi sekarang kok sudah langsung aktif kembali di balai desa,” ujar salah satu warga dengan nada emosi.

Menurut Badrus, salah satu warga setempat menceritakan, kalau Abdul Kosim itu merupakan perangkat desa setempat pada masa Kades sebelumnya yaitu Abdul Hamid. Ia menambahkan, bahwa pada saat itu antara warga Desa Kalirejo dengan Abdul Kosim memiliki masala, hingga membuat warga setempat kecewa terhadap yang bersangkutan.

“Dia (Abdul Kosim,red) diduga kerap melakukan pungutan liar (Pungli) kepada warga. Sebab setiap warga yang meminta bantuan urusan kedesaan kepada dia selalu dimintai uang. Sehingga pada waktu itu ia masih menjabat warga mendesanya untuk mundur, dan ia pun akhirnya membuat surat pernyataan pengunduran diri. Dan surat itu disetujui oleh pihak Muspika,” terangnya kepada Kabarpas.com.

Sejumlah petugas kepolisian dari Polsek Kraton dan beberapa orang pemuda keamanan Dusun Kisik pun turut memantau jalannya aksi warga tersebut. Sehingga aksi warga ini berjalan dengan tertib dan kondusif.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) setempat, Muhammad Adip mengaku, kalau dirinya tidak tahu banyak tentang Abdul Kosim yang ternyata merupakan perangkat desa bermasalah pada masa kades sebelumnya.

“Saya kan baru jadi Kades, mana tahu lebih banyak tentang dia (Kosim.red). Oleh karena itu ke depan saya akan belajar untuk mengetahui tentang kepribadian warga saya. Untuk saat ini saya akan mencoba meredam warga yang kecewa,” pungkasnya. (ajo/abu).

Artikel ini telah dibaca 76 kali

Baca Lainnya

Peringatan Hari Jadi Kota Pasuruan Ke-337 Berlangsung Spektakuler

8 Februari 2023 - 22:32

KOMPAK Desak Kejari Buka Kembali Kasus Mark Up Pembelian Lahan Kantor Kecamatan Panggungrejo

23 Januari 2019 - 23:32

Pasca Ledakan Surabaya, Kantor Samsat Kabupaten Pasuruan Perketat Keamanan

14 Mei 2018 - 11:00

Menikmati Lezatnya Rawon Nguling

9 April 2018 - 07:22

Sungai Dayang, Potensi Wisata Kabupaten Pasuruan yang Belum Dilirik

1 April 2018 - 17:42

Wow!! Pemain Utama Film TTM Akan Sapa Penggemarnya di Malang dan Surabaya

22 Maret 2018 - 09:27

Trending di Berita Pasuruan