Pasuruan (Kabarpas.com) – Pasca ramainya pemberitaan mengenai orang hilang, yang tergabung dalam organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Membuat kantor Gafatar yang berada di Desa/Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan itu telah dijual ke warga sekitar.
Kamis (14/01/2016) siang, wartawan Kabarpas.com melakukan penelusuran ke sebuah rumah, yang pernah digunakan sebagai tempat kantor Gafatar tersebut. Pantauan di lokasi, rumah berwarna orange dengan pagar warna hitam itu, saat ini sudah ditempati oleh seorang warga sekitar bernama Khusnul Khotimah.
“Rumah ini dulu pernah ditempati oleh pak Widji Widodo dengan istrinya bernama Bu Yasmin. Mereka sudah memiliki tiga orang anak. Dan dua bulan yang lalu rumah ini kemudian dijual. Sebab mereka pindah tempat tinggal ke Kalimantan,” ujar Khusnul kepada Kabarpas.com saat ditemui di rumahnya.
Dijelaskannya, kalau selama ini dirinya dan sejumlah warga yang lainnya tak mengira bahwa Widji dan Yasmin merupakan pengikut dari Gafatar. Sebab menurutnya, selama tinggal di desa setempat mereka di kenal baik dengan warga.
“Saya tidak tahu betul mengenai aktivitas apa saja yang mereka lakukan. Sebab mereka biasanya melakukan aktivitasnya di luar. Dan kalau toh kebetulan di rumahnya ada acara pengajian. Itu pun yang ikut hanya anggota mereka saja, sedangkan warga di sini jarang diundang,” pungkasnya.(ajo/tin).



















