Pasca Pegawai Kemenhub Meninggal, Diklat Bintalsik di Puslatpur Terus Berlanjut

Pasuruan (Kabarpas.com) – Meski ada satu peserta Diklat Pembinaan Mental dan Fisik (Bintalsik) dari pegawai Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI yang meninggal dunia, saat mengikuti kegiatan tersebut, di Puslatpur Grati, Kabupaten Pasuruan. Namun, pada hari ini (Rabu, 18/11/2015.red) kegiatan Diklat itu masih terus dilanjutkan.

Tampak sejumlah peserta Diklat Bintalsik dari Kemenhub RI, yang tak lain adalah teman Dyah Umiyarti Purnamaningrum (peserta bintalik meninggal dunia.red), terlihat begitu semangat mengikuti rangkaian dari kegiatan bintalsik tersebut. Bahkan, mereka juga terlihat ceria dan enjoy mengikuti game permainan yang diberikan oleh instruktur.

Pasi Intel Puslatpur Marinir, Letkol Mar Purnomo mengatakan, kalau kegiatan Diklat bintalsik itu, tetap dilanjutkan. Karena berdasarkan jadwal yang ada, kegiatan yang digelar sejak Senin (16/11/2015) kemarin ini akan dilaksanakan selama seminggu. “Selama seminggu mereka akan ikuti diklat bintalsik di tempat kami,” ucapnya.

Selain itu, ia juga menegaskan, kalau sejatinya bintalsik tersebut, bukanlah merupakan pelatihan fisik yang berat layaknya melatih prajurit atau pun “bela negara”. Melainkan hanya latihan biasa yaitu baris-berbaris. “Kemarin itu hanya latihan baris-berbaris. Bukan latihan fisik lho yaa,” imbuhnya.

Seperti dikabarkan sebelumnya, seorang pegawai di lingkungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meninggal, saat mengikuti Diklat  Pembinaan Mental dan Fisik (Bintalsik) di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI AL, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Selasa, (17/11/2015).

Peserta yang meninggal diketahui bernama Dyah Umiyarti Purnamaningrum, (49), seorang PNS di lingkungan Kemenhub kelahiran Kendal. Dan merupakan pejabat eselon IV. (ajo/abu).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *