Mandor Tambang Batu di Winongan Tewas Dibondet

Pasuruan (Kabarpas.com) – Seorang mandor tambang batu di wilayah Winongan, Kabupaten Pasuruan tewas mengenaskan, usai dibunuh oleh sejumlah orang tak dikenal dengan cara dibacok dan dibondet.

Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, pembunuhan sadis itu terjadi saat korban yang diketahui bernama Urip (45), warga Dusun Krajan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan itu, hendak pulang usai nonton orkes di Desa Umbulan, kecamatan setempat.

“Kejadiannya dini hari tadi, saat itu korban melintas di jalan menuju rumahnya. Dan di tengah perjalanannya pulang itu korban dihadang oleh sejumlah orang yang kemudian tanpa banyak basa-basi, langsung membacok dan melempar bondet ke arah korban hingga tewas,” kata Sanali, paman korban kepada Kabarpas.com, Selasa (17/05/2016) pagi.

Saat ditemukan warga di lokasi kejadian, korban mengalami sejumlah luka di sekujur tubuhnya. Diantaranya yaitu di badan bagian depan dan belakang penuh dengan luka bacokan.

Sementara itu, Badar yang merupakan ayah korban mengatakan, sebelum kejadian, korban sempat pamit ke istrinya bernama Tunih untuk menonton orkes.

“Dia (korban.red) sempat pamit ke istrinya untuk menonton orkes hajatan pernikahan yang ada di Desa Umbulan. Tapi, ndak tahunya tiba-tiba istrinya dapat kabar kalau korban tewas dibunuh,” terangnya kepada Kabarpas.com.

Hingga berita ini diketik, masih belum diketahui secara pasti apa motif dari pembunuhan sadis tersebut. Pasalnya, pihak kepolisian setempat saat ini masih melakukan penyidikan dan mendatangi lokasi kejadian, untuk melakukan olah TKP. (jon/tin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *