Pasuruan (Kabarpas.com) – Kematian H. Angleng (45), seorang juru parkir Alun-alun Kora Pasuruan, yang tewas karena dibacok tersebut. Menyimpan duka yang amat dalam bagi istri dan keluarga korban. Pasalnya, korban ternyata diketahui merupakan pengantin baru yang menikah beberapa bulan lalu.
“Korban baru menikah sekitar lima bulan yang lalu,” kata Jama’ali, ketua RT setempat kepada Kabarpas.com saat ditemui di Kamar Mayat RSUD dr.R. Soedarsono, Kota Pasuruan, Senin (02/05/2016) malam.
Ia menambahkan bahwa korban selama ini dikenal sebagai seorang warga yang baik dan tidak pernah membuat ulah di kampungnya. “Korban semasa hidupnya dikenal baik sama siapa saja, jadi kaget aja pas mendengar kalau korban tewas karena dibacok,” imbuhnya.
Sementara itu, istri korban masih terpukul dengan kepergian korban untuk selamanya itu, ia terlihat tak henti-hentinya meneteskan air mata, sehingga belum bisa dimintai keterangan terkait tewasnya korban yang dibunuh oleh pelaku dengan cara sadis tersebut.
Pantauan Kabarpas.com, sejumlah saudara dan tetangga korban terus berdatangan ke ruang jenazah RSUD setempat. Mereka pun tak menyangka kalau korban tewas dengan cara mengenaskan.
“Dia (korban.red) ini baru sekitar dua tahun tinggal di Kota Pasuruan, sebab sebelumnya dia berada di Makkah. Kalau toh punya musuh kayaknya tidak mungkin,” kata Soleh salah satu warga kepada Kabarpas.com.
Hingga berita ini diupdate, pihak kepolisian setempat belum bisa memastikan apa motif dari peristiwa pembunuhan tersebut. Pasalnya, pelaku masih belum tertangkap lantaran kabur usai membacok korban.
Seperti dikabarkan sebelumnya, seorang juru parkir di Alun-alun Kota Pasuruan tewas mengenaskan, setelah dibacok oleh pelaku bernama Misnadi yang saat ini masih kabur. Korban yang diketahui bernama Haji Angleng (45), warga Jalan Hangtuah Gang 10 C, RT 01/RW 01, Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan itu dibacok pelaku saat akan berangkat kerja, Senin (02/05/2016) sore. (ajo/gus).



















