Pasuruan (Kabarpas.com) – Dua orang remaja asal Desa Kedawang, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan tewas mengenaskan. Itu setelah keduanya terjatuh dari sebuah motor gede (Moge) bernopol N 2701 QU, yang dikendarai oleh kedua remaja tersebut.
Informasi yang dihimpun Kabarpas.com di lokasi menyebutkan, kecelakaan maut ini terjadi saat kedua korban yang diketahui bernama Taufiq (19) dan Sofyan Tsauri (20) tersebut, melaju dengan mengendarai Moge berwarna hijau dari arah timur ke barat dengan kecepatan tinggi.
“Dari arah timur mereka terlihat sudah kebut-kebutan bersama dengan delapan Moge lainnya, yang dikendarai oleh teman mereka sendiri,” kata Desy Putri, salah satu saksi mata kepada Kabarpas.com saat ditemui di lokasi, Senin (16/05/2016) sore.
Nah, pada saat sampai di Jalan Rraya Mangkrengan. Motor yang dinaiki kedua korban itu, terlibat senggolan dengan Moge lain yang dikendarai oleh teman mereka tersebut. Akibatnya, kedua korban bersama dengan Mogenya langsung terjatuh ke aspal jalan raya.
“Salah satu dari korban ini sempat ada yang terpental, dan kemudian langsung meninggal dunia seketika. Sementara satu korban lagi masih sempat hidup dan mengalami kritis, hingga akhirnya tadi langsung dibawa ke rumah sakit,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Korban yang tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tersebut adalah Taufiq. Sedangkan korban bernama Sofyan Tsauri sempat hidup dan mengalami kritis. Namun, pada saat sampai di rumah sakit umum daerah (RSUD) dr.R.Soedarsono, Kota Pasuruan. Nyawanya akhirnya tak tertolongkan.
Sementara itu, salah satu keluarga korban yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, kalau kedua korban tersebut, sejatinya hendak menonton sebuah pertandingan bola di wilayah Ranggeh, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.
“Mereka berdua ini masih bersaudara. Dan tadi sempat berpamitan untuk nonton bola di Ranggeh Gondangwetan. Eh tidak tahunya saya dapat kabar kalau mereka terlibat kecelakaan,” ucap perempuan berjilbab, saat ditemui Kabarpas.com di kamar mayat RSUD dr.R.Soedarsono, Kota Pasuruan.
Kini kecelakaan tersebut sudah ditangani oleh pihak Satlantas Polres Pasuruan Kota. Dan Moge milik korban juga sudah diamankan oleh petugas Satlantas Polres setempat. Pihak kepolisian setempat menyebut kalau kecelakaan ini, disebabkan lantaran korban kurang berhati-hati dan tidak mematuhi tata tertib di jalan raya.
“Dugaan sementara korban kebut-kebutan di jalan raya serta tidak menggunakan helm. Untuk itu bagi pengendara motor yang lainnya. Kami himbau agar senantiasa berkendara dengan baik, dan mematuhi tata tertib lalu-lintas,” kata Kanit Laka Lantas Polres Pasuruan Kota, Iptu Jayadi kepada Kabarpas.com. (ajo/gus).



















