Pasuruan (Kabarpas.com) – Warga di Dusun Dukuh Tengah, Desa Sumberrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan dalam beberapa hari terakhir ini resah, dengan banyaknya hewan kaki seribu atau luwing yang bermunculan di tempat tinggal mereka.
Meski tidak merusak tanaman padi dan tanaman lainnya yang ada di wilayah setempat. Namun, munculnya hewan yang dianggap bermasalah itu, ternyata memakan kotoran sapi atau kambing. Padahal, kotoran dua binatang ternak itu digunakan petani sekitar untuk menyuburkan tanaman padi.
“Munculnya hewan kaki seribu ini setiap hari jumlahnya bertambah banyak. Bahkan, kami kewalahan karena tiap pagi dan menjelang petang, hewan kaki seribu ini masuk ke halaman rumah hingga ke kamar tidur, ” ujar Rima, salah satu warga setempat kepada Kabarpas.com, Kamis (25/02/2016).
Pantauan Kabarpas.com di lokasi, hingga saat ini warga terus melakukan pembersihan dengan cara menyapu halaman dan membersihkan tembok tembok rumah mereka dari serbuan hewan kaki seribu tersebut. “Sampai sekarang kami terus berupaya untuk membasminya agar segera hilang dari perkampungan sini,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Dispertan) Kabupaten Pasuruan, Ihwan mengatakan, kalau saat ini pihaknya telah melakukan langkah langkah untuk membasmi hewan yang mengusik ketenangan warga Winongan tersebut.
“Saat ini kami lakukan uji coba laboratorium pada pembasmian kaki seribu itu. Dari hasil investigasi kaki seribu ini tak merugikan petani, hanya saja bikin resah warga. Sesuai hasil uji coba langkah awal yang dilakukan yakni dengan cara menyemprotnya, dengan menggunakan dari bahan sabun krim dan daun pahitan dengan cara dua sendok sabun krim dicampur perasan daun pahitan kemudian dicampur 10 liter air, hasilnya mampu untuk membasminya,” pungkasnya. (ajo/tin).



















