Pasuruan (Kabarpas.com) – Saidah (31), istri korban mengaku tak menyangka kalau suami tercintanya tewas secara mengenaskan, usai dilempar bondet dan dibacok oleh pelaku yang sampai saat ini masih belum tertangkap. Sebab, menurutnya sebelum kejadian sang suami terlihat tak ada masalah.
“Tadi dia (korban.red) pamit ke saya untuk gesek (geraji.red) kayu, soalnya akan dikirim. Dan dia juga sempat meminta uang ke saya Rp 20 ribu,” kata Saidah kepada Kabarpas.com dengan nada sedih, saat ditemui di Kamar Mayat RSUD dr.R.Soedarsono, Kota Pasuruan, Sabtu (16/04/2016).
Selain itu, perempuan berkulit sawo matang tersebut juga mengaku, kalau dirinya dan korban masih pengantin baru lantaran baru beberapa bulan keduanya menikah. “Saya tidak menyangka kalau sekarang harus berpisah selamanya. Sebab kami berdua baru beberapa bulan yang lalu menikah,” ucap Saidah sembari meneteskan air matanya.
Seperti dikabarkan sebelumnya, seorang pengusaha kayu bernama Syamsudi alias Suudi, warga Dusun Watu Gentong, Desa Ngantungan, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan ditemukan dalam kondisi terkapar dan bersimbah darah, usai dilempar bondet dan dibacok oleh para pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari satu orang. (ajo/gus).



















