Pasuruan (Kabarpas.com) – Kabupaten Pasuruan yang selama ini dikenal dengan kota santri ternyata memiliki penduduk beraneka ragam. Meski begitu, penduduk yang ada di wilayah kabupaten setempat sangat menjunjung tinggi nilai toleransi beragama. Tak heran jika hal ini menjadi salah satu alasan yang membuat sutradara asal Italia, Italo Spinelli untuk menjadikan Kabupaten Pasuruan sebagai lokasi pembuatan film bertemakan Islam Nusantara.
“Selama ini isu yang berkembang adalah mengenai Islam yang selalu identik dengan teroris, ISIS dan sebagainya. Namun, di sini saya menemukan toleransi antar umat beragama yang menjadi tradisi,” ujar Italo Spinelli, sutradara asal Italia dalam acara diskusi Jagongan Padang Howo Pesona Wisata bersama Tim Ekspedisi Pesona Islam Nusantara di Pendopo Pasuruan.
Ia mengaku sangat kagum dengan adanya toleransi antar umat beragama di wilayah Kabupaten Pasuruan. Pasalnya, hal itu ia jumpai sendiri saat dirinya bersama rombongan Tim Ekspedisi Pesona Islam Nusantara melakukan observasi rencana pembuatan film bertemakan Islam Nusantara, ke wilayah Suku Tengger, di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.
“Setelah saya berkeliling ke sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan. Saya menemukan kehidupan yang begitu toleran. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh masyarakat Suku Tengger, di sana saya lihat warga yang berbeda agama begitu rukun dan mau berbaur bersama,” terang sutradara yang pernah membuat film Dear Diary tersebut.
Lebih lanjut, Spinelli mengatakan bahwa Islam yang ada di Kabupaten Pasuruan jauh berbeda dengan Islam yang selama ini santer dicitrakan sebagai teroris. Hal inilah yang membuat dirinya tergugah untuk membuat film bertemakan Islam Nusantara.
“Inilah yang menjadi alasan saya untuk membuat film mengenai Islam di wilayah sini. Dan saya berharap film ini nantinya bisa memberikan gambaran mengenai kehidupan bertoleransi antar umat beragama di wilayah Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya. (ajo/gus).



















