Pasuruan (Kabarpas.com) – Peristiwa pembacokan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan. Kali ini korbannya adalah pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Falah Kraton, Gus Yazid Bustomi. Pria yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kraton itu, dibacok oleh seorang pria stres yang tak lain masih tetangganya sendiri.
Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, kala itu pengasuh Ponpes yang beralamat di Dusun Selotambak Tengah, Desa Selotambak, Kecamatan Kraton, kabupaten setempat tersebut, baru saja keluar dari rumahnya menuju ke Masjid Nurul Hasani hendak mengurusi akad nikah anaknya.
“Tiba-tiba pelaku datang dan langsung tanpa basa-basi menyerang korban dengan menggunakan sajam jenis sabit. Beruntung korban berhasil menghindari serangan pelaku yang stres ini,” ujar Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota, Iptu Puryanto kepada Kabarpas.com, Senin (25/07/2016).
Selanjutnya, sempat terjadi pergumulan antara pelaku yang diketahui bernama Buhari (65) dan korban. Namun, korban dibantu dengan sejumlah santrinya berhasil merebut sajam yang digunakan pelaku untuk membacok korban.
“Korban tidak apa-apa. Sedangkan pelaku yang mengalami stres ini, sekarang sudah dijaga oleh keluargannya. Dari keterangan keluarga pelaku mengatakan bahwa pelaku stres karena trauma sengketa tanah miliknya dengan oknum TNI, yang terjadi sekitar tahun 1999. Sehingga ketika melihat korban pelaku selalu emosi lantaran pelaku merasa kalau tanah yang dimiliki korban adalah tanah miliknya,” pungkasnya. (ajo/gus).

















