Gus Ipul dan Anas, Makna Keputusan Bu Mega

Oleh : Abd Al Haris Al Muhasibiy, Rektor UIN Malang

 

PDI telah setujui.
Dua orang kader muda menjadi.
Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur sejoli.
Menyisahkan analisis para akademisi.
Mengapa Bu Mega menjadi sangat baik sekali.
Mengakomudasi aspirasi para ulama dan para kiyai.
Meski melalui pengkajian yang dilakukan berkali-kali.

Biasa saja.
Historisitas sejak lama.
NU dan nasionalis bekerja sama.
Sejak orde lama Soekarno dan Nahdlatul Ulama.
Bisa saling memahami dan bisa menjaga keutuhan bangsa.
Ciptakan harmonisme stabilitas negara.
Mungkin kesamaan ini menjadi pertimbangan bu Mega.
Mengapa Gus Ipul dan Anas menjadi pilihannya.

Terus terang saja.
Jatim insyaallah menjadi bangga.
Jika para pimpinan dan kepala daerah.
Bisa bekerja dan bisa naikkan tingkat sejahtera.
Para rakyat jelata dengan index kemakmuran merata.
Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur jadi realita.
Bisa dipilih oleh semua rakyat denga suka rela.

Selamat Gus Ipul dan Anas.
Semoga Allah selalu menjaga anda.
Menjadi pemimpin dengan penuh amanah.
Semua dipertanggungjawabkan di hadapan-Nya.

_______________________________________________________________

* Setiap Minggu Kabarpas.com memuat rubrik khusus “Nyastra”. Bagi Anda yang memiliki karya sastra, baik berupa cerita bersambung (cerbung), cerpen maupun puisi. Bisa dikirim langsung ke email kami: redaksikabarpas@gmail.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *