Pasuruan (Kabarpas.com) – Bila sebelumnya anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pasuruan, menyoroti tentang buruknya menejemen di RSUD dr.R.Soedarsono, kota setempat. Kini giliran pembuatan jalur khusus sepeda di sepanjang jalan KH. Wahid Hasyim atau biasa disebut Jalan Niaga, yang mendapat sorotan dari anggota dewan kota setempat.
“Dalam pembuatan jalur khusus sepeda ini kami tidak dilibatkan. Ujug-ujug (tiba-tiba.red) sudah mulai diberlakukan saja,” kata Sutirta, anggota komisi III DPRD Kota Pasuruan. Minggu, (10/01/2016).
Dijelaskannya, di sepanjang jalan KH. Wahid Hasyim tersebut kerapkali terjadi kepadatan kendaraan. Belum lagi ditambah kondisi parkiran yang kurang tertata dengan baik. “Nah, kalau ada jalur khusus sepeda ini apa tidak menambah kemacetan yang lebih parah,” imbuhnya.
Menurutnya, pembuatan jalur khusus sepeda tersebut kurang tepat bila diletakkan di sepanjang Jalan KH. Wahid Hasyim. Sebab menurutnya, adanya jalur khusus sepeda itu akan membuat para pengendara menjadi terganggu.
Menanggapi sorotan dari anggota komisi III DPRD Kota Pasuruan tersebut. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Kadishubkominfo) Kota Pasuruan, Rudiyanto mengatakan, bahwa pembuatan jalur khusus sepeda itu sudah sesuai dengan peraturan lalu lintas.
“Fungsi dibuatkannya jalur khusus sepeda tersebut, salah satunya ialah untuk menyediakan jalur bagi pejalan kaki dan warga yang sedang naik sepeda. Dan apa yang kami lakukan ini sudah sesuai dengan peraturan,” pungkasnya. (jon/gus).



















