Pasuruan (Kabarpas.com) – Seorang pria bernama Sampurno, (53), warga Dusun Sudan, Desa Wonosari, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan babak belur usai dihajar warga. Itu setelah dirinya diisukan menghamili anak kandungnya berinisial MU,(26).
Machfud, salah satu warga sekitar menceritakan, kejadian tersebut bermula saat warga Dusun Sudan mendapat kabar kalau Sampurno telah menghamili anak kandungnya sendiri. Tak hanya itu, Sampurno juga dituding sebagai dukun santet.
“Adanya isu tersebut membuat warga tersulut emosinya. Hingga mereka langsung bergerak menuju ke rumah Sampurno. Dan saat sampai di lokasi mereka kemudian langsung mengepung rumah Sampurno,” terangnya kepada Kabarpas.com. Selasa (26/01/2016) malam.
Beruntung puluhan petugas kepolisian dari Polsek Wonorejo datang ke lokasi tepat waktu, dan langsung berusaha menenangkan warga yang tengah tersulut emosinya tersebut. “Saat di lokasi kami bersama pak Kades berusaha menenangkan warga dan membuat kesepakatan kalau Polisi yang akan menangani kasus ini,” kata Kapolsek Wonorejo, AKP Slamet Santoso kepada Kabarpas.com.
Namun, kericuhan sempat terjadi ketika Sampurno akan diamankan petugas. Ternyata ia berusaha kabur dari kepungan warga. Tak pelak, sejumlah warga yang melihatnya langsung menarik bajunya dan juga melayangkan bogeman mentah ke arah wajah Sampurno hingga babak belur. Beruntung berkat kesigapan petugas, Sampurno langsung diamankan dari amukan massa tersebut.
“Saat ini Sampurno sudah diamankan di Mapolres Pasuruan, guna menjalani pemeriksaan . Sebab pasca kejadian itu kasusnya langsung kami limpahkan ke Mapolres,” pungkasnya. (ajo/tin).



















