Diduga Ngantuk, Pengendara Motor Tewas Tabrak Pembatas Jalan

Pasuruan (Kabarpas.com) – Dua orang dalam satu keluarga mengalami kecelakaan di jalan raya saat mengisi libur tahun baru Imlek. Itu setelah kendaraan yang ditumpanginya menabrak pembatas jalan raya. Akibatnya, satu orang tewas saat dalam perjalanan menuju ke Puskesmas.

Kecelakaan tunggal ini berawal saat korban bernama M Yusuf (16), yang merupakan warga Desa Mojotampung, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto itu membonceng ibunya Nuzulul Laili (35), dengan mengendarai motor Yamaha Mio dari arah Surabaya menuju Malang dengan kecepatan tinggi.

Dan saat di lokasi kejadian, korban yang masih berstatus pelajar SMA di Mojokerto itu lajunya oleng ke kiri jalan raya, dengan kondisi jalan licin setelah diguyur hujan deras. Tak pelak, kecelakaan pun tak bisa dihindarkan, saat motor yang yang dikendarai korban menabrak drum pembatas jalan di depan sebuah pabrik minuman bersoda.

“Tiba-tiba dari arah utara (Surabaya.red) motor yang dikendarai korban langsung oleng ke kiri dan menabrak drum pembatas jalan,” ucap Untung salah satu warga sekitar kepada Kabarpas.com. Minggu, (08/02/2016).

Akibat kejadian tersebut, kepala korban terbentur pembatas jalan. Sehingga korban mengalami luka di kepala dan dada. Korban menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan menuju Puskesmas setempat. Sementara, ibu korban mengalami luka tangan kanan patah.

Dugaan kuat korban mengantuk setelah menempuh perjalanan jarak jauh. Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Saat ini motor milik korban telah diamankan di Poslantas Gempol oleh aparat Satlantas Polres setempat. (jon/gus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *