Trenggalek, kabarpas.com – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat melakukan penijauan langsung pelaksanaan pembangunan jalan Simpang Lima Kasepran-Sukokidul. Peninjauan tersebut dimaksudkan untuk memastikan pembangunan jalan tersebut tepat sasaran dan sesuai harapan masyarakat.
“Hari ini saya melihat pembangunan jalan yang sudah selesai dibangun, yakni Kasepran Lima Kasepran ke arah Desa Sukokidul Kecamatan Pule, “ucapnya.
Mas Ipin sapaan dia menjelaskan, selain meninjau ruas jalan Simpang Lima Kasepran Sukokidul pihaknya juga meninjau ruas jalan Pule-Bangunsari yang rencananya juga akan mendapat suntikan anggaran peningkatan jalan tahun 2023.
“Pada dasarnya Pemkab sudah mengucurkan sejumlah anggaran untuk perbaikan beberapa ruas jalan di Kecamatan Pule melaui dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). tak terkecuali ruas jalan Pule-Bangunsari yang dianggarkan pada APBD perubahan, “imbuhnya.
Mas Ipin menyampaikan, sayangnya pada tahun 2022 pembangunan ruas jalan Pule-Bangunsari dihapus dan diganti dengan Inpres oleh pemerintah pusat. Sehingga pembangunan tidak bisa dilaksanakan karena tidak ada anggaran.
Dia menyebut, kerusakan ruas jalan Pule-Bangunsari sebenarnya telah dianggarkan pada Dana Alokasi Khusus (DAK), namun nomenklatur nya dihapus dan diganti Inpres. “Nanti kita akan dahulukan pembangunannya, “tukasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR kabupaten Trenggalek, Ramelan menyampaikan, ruas jalan Simpang Lima Kasepran-Sukokidul menelan anggaran Rp 2 milyar yang bersumber dari APBD tahun Anggaran 2023. Sedangkan panjang jalan tersebut sekitar 1,3 km.
Sedangkan komposisi penganggaranya, masih lanjut Ramelan adalah Rp 400 juta untuk penanganan jalan sekitar 400 meter. “Pengerjaan 400 meter jalan dikerjakan dalam satu ruas yang terbagi dalam 3 titik. Titik pertama 120 meter, titik kedua 50 meter dan titik ketiga 122 meter, “tutupnya (ADV/Sumber : Prokopim Kabupaten Trenggalek).

















