Trenggalek, kabarpas.com-Bunda PAUD Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini akan mengawal terus transisi PAUD ke SD menyenangkan. Salah satunya adalah meninjau langsung PAUD 42, Desa Puyung, Kecamatan Pule.
“Kita memonitoring tingkat pembelajaran dari PAUD hingga SD untuk memastikan komitmen guru dan wali murid. Kecamatan Pule kondisi sarana dan prasarana tidak cukup ramah anak, “ucapnya.
Menutur Novita sapaan dia, ketika musim hujan rawan longsor. Sehingga, kita akan melakukan koordinasi dengan Pemkab agar secepatnya bisa memberikan bantuan agar PAUD 42 Desa Puyung bisa ramah anak.
Ditambahkannya, terkait pola asuh anak, yang paling penting adalah orang tuanya harus bahagia dulu. Tekanan atau hambatan, baik dari ekonomi maupun sosial harus diperhatikan. “Jangan sampai melampiaskan ke anak, “imbuhnya.
Dia menjelaskan, memberikan makanan atau nutrisi kepada anal tidak harus tertumpu pada kondisi ekonomi yang baik. Misalnya, harga tempe masih relatif bisa dijangkau, ini bisa diberikan kepada anak setiap harinya. Karena, kandungan di dalam tempe sangat baik untuk tumbuh kembang anak. Selain tempe juga ada telor yang harganya bisa rerjangkau.
“Kami mewakili Pemerintah untuk lebih mengoptimalkan Dapur Cinta yang ada di pos-pos kesehatan agar bisa mendistribusikan makanan yang bergizi. Terutama kepada ibu-ibu hamil beresiko tinggi, ibu yang punya anak stunting dan lansia yang sudah tidak produktif. Tak terkecuali kepada perempuan-perempuan yang ekonominya rentan, “tutupnya (ADV/Sumber : Prokopim Kabupaten Trenggalek).

















