Pasuruan (Kabarpas.com) – Pergantian musim penghujan ke musim kemarau atau biasa disebut pancaroba, dapat menimbulkan berbagai penyakit yang menyerang masyarakat. Salah satunya yaitu wabah penyakit demam berdarah dengue (DBD).
Pantauan Kabarpas.com di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil, terdapat belasan pasien yang dirawat di rumah sakit tersebut. Bahkan, setiap hari ada sekitar 5 pasien yang dirujuk dari puskesmas di wilayah kabupaten setempat.
Adanya 18 pasien yang di rawat itu semuanya tergolong balita. Mereka semua menjadi korban gigitan nyamuk demam berdarah, yang saat ini sedang musim berkembangnya nyamuk tersebut.
“Rata-rata pasien yang di rawat di sini yaitu tiga sampai sepekan untuk mendapatkan perawatan khusus dari kami. Sebab apabila terlambat mendapatkan perawatan medis, nyawa korban bisa melayang dengan ganasnya demam berdarah,” dr. Oktavianus Prasetya, salah satu dokter anak di RSUD Bangil, kepada Kabarpas.com, Rabu (11/05/2016).
Untuk itu dr. Oktavianus berharap kepada masyarakat khususnya para orang tua, apabila mengetahui dengan cepat gejala DBD pada anaknya, agar dengan segera membawanya ke Puskesmas atau ke rumah sakit. “Karena semakin cepat ditangani, maka cepat pula bisa dengan mudah untuk diatasi,” pungkasnya. (zia/gus).



















