Bebas dari Tahanan, Yunus Masih Wajib Lapor

Pasuruan (Kabarpas.com) – Oknum Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pasuruan, Yunus Ilyas (50) yang Kamis (21/01/2016) lalu ditahan di Mapolres Pasuruan Kota atas kasus penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Saat ini dikabarkan telah bebas dari tahanan.

Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, pria yang berstatus PNS di Dishubkomnifo Kota Pasuruan tersebut, diketahui sudah bebas dari tahanan Mapolres Pasuruan, lantaran sudah mengembalikan uang para korban penipuan CPNS yang dilakukannya tersebut.

“Dia (Yunus.red) sudah bebas dari tahanan, karena sudah mengembalikan semua uang para korban penipuan CPNS,” ucap salah satu sumber Kabarpas.com yang mewanti-wanti tak mau disebutkan namanya. Rabu, (27/01/2016).

Sementara itu, Kapolres Pasuruan, AKBP Yong Ferrydjon saat dikonfirmasi Kabarpas.com terkait hal tersebut membenarkan, kalau oknum PNS di Dishubkomnifo Kota Pasuruan itu sudah bebas dari tahanan.

“Meski bebas dari tahanan, proses hukumnya tetap berjalan. Dan yang bersangkutan saat ini telah kami berlakukan wajib lapor. Sebab ini bukan delik aduan. Tapi, pidana penipuan,” terang Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Yong Ferrydjon kepada Kabarpas.com. saat ditemui di Mapolres setempat.

Seperti dikabarkan sebelumnya, setelah menangkap Zul Hendri Sulaiman, Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan atas kasus penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Kali ini Polres Pasuruan Kota kembali menangkap satu orang pelaku penipuan CPNS. Yakni, bernama Yunus Ilyas (50), warga Kota Pasuruan.

Pria yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pasuruan tersebut ditangkap, setelah pihak kepolisian setempat mendapatkan laporan kasus penipuan bernilai ratusan juta rupiah dengan modus korbannya dijanjikan bisa menjadi PNS. (ajo/gus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *