Awas! Banyak Jalan Berlubang di Jalur Pantura Pasuruan

Pasuruan (Kabarpas.com) – Bagi para pengendara roda dua maupun empat harus berhati-hati saat melintas di jalur Pantura Pasuruan, tepatnya yaitu di Desa Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Pasalnya, dengan kondisi musim penghujan seperti saat ini banyak jalan di jalur tersebut yang mengalami kerusakan seperti berlubang dan juga bergelombang.

Pantauan Kabarpas.com rusaknya jalan yang menghubungkan Jawa-Bali. Yakni, Pasuruan-Banyuwangi maupun Pasuruan-Surabaya itu tak ubahnya seperti ranjau yang dipasang di tengah jalan. Sehingga, pengguna jalan harus ekstra berhati-hati dalam memacu kendaraannya saat melintas di jalur tersebut.

“Terus terang saja, saya tak berani melaju secara kencang jika melewati jalan raya Raci ini, karena bisa merusak kendaraan. Bahkan, jika sampai menghantam lubang besar, ban kendaraan bisa pecah. Tadi saja saya sempat melihat ada ban truk pecah karena kondisi jalan rusak itu,” kata Sofwan, salah satu pengguna jalan saat ditemui Kabarpas.com di SPBU Raci, Kabupaten Pasuruan, Selasa, (16/02/2016).

Ia berharap kepada pihak terkait supaya dengan segera memperbaiki kondisi jalan yang rusak tersebut, agar lalu lintas di jalur itu bisa berjalan lancar dan tidak sampai terjadi kecelakaan yang memakan korban jiwa.

“Tadi sempat ada pengendara motor yang nyaris terpental karena kondisi jalan yang berlubang itu. Untung saja, pengendara itu bisa menyeimbangi motornya. Jangan sampai jalan ini memakan korban jiwa. Saya berharap pihak terkait bisa memperhatikan kondisi jalan rusak ini untuk segera diperbaiki,” ucapnya kepada Kabarpas.com.

Sementara itu, di tempat terpisah. Kepala Bina Marga Kabupaten Pasuruan, Hari Aprilianto mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak terkait jalan rusak di Raci, Bangil, Kabupaten Pasuruan tersebut. Pasalnya, menurut Hari jalan itu merupakan kewenangan pihak Provinsi Jawa Timur (Jatim).

“Jalan yang rusak itu merupakan kewenangan provinsi Jatim. Jadi, kami di sini bisanya hanya menyurati ke Dinas Bina Marga Jatim,” pungkasnya. (jon/tin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *