Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Pasuruan · 11 Feb 2016

Tahap Pertama Pembangunan JLS Akan Dimulai


Tahap Pertama Pembangunan JLS Akan Dimulai Perbesar

Pasuruan (Kabarpas.com) – Guna mempersiapkan Bangil sebagai Ibukota Kabupaten Pasuruan. Saat ini Pemerintah Kabupaten Pasuruan akan membangun Jalur Lingkar Selatan (JLS). Pembangunan JLS itu sendiri akan diawali dengan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan yang ada di wilayahnya tesebut. Salah satunya yaitu dengan memperlebar jalan yang menghubungkan Desa Blawi, Kecamatan Bangil hingga Desa/Kecamatan Beji.

“Keberadaan jalur Blawi-Beji ini akan mendukung perekonomian masyarakat. Jalan itu juga menjadi jalur lingkar selatan (JLS) untuk Bangil sebagai Ibukota Kabupaten Pasuruan,” kata Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf kepada sejumlah wartawan. Kamis, (11/02/2016).

Seperti diketahui, kondisi jalan Blawi-Beji, kondisinya saat ini cukup memprihatinkan. Banyak ditemui kubangan-kubangan menganga pada jalan selebar 6 meter tersebut. Lantaran menjadi jalan yang dilewati truk-truk berat yang mengangkut material untuk pembangunan tol. Sehingga untuk meningkatkan kualitas dan memperlebar jalan, diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp 40 miliar yang didanai APBD Kabupaten Pasuruan 2016.

Meski demikian, untuk pembangunan jalan tersebut, Pemkab Pasuruan akan membaginya dalam dua tahap. Dari total anggaran yang diperkirakan mencapai Rp 40 miliar. Untuk pembangunan jalan tahap pertama, akan menelan biaya sekitar Rp 15 miliar. Pengerjaan akan dimulai Februari ini.

“Pembangunan yang didahulukan, adalah lokasi yang tidak memerlukan pembebasan lahan. Karena lahan yang dibutuhkan sudah ada. selanjutnya baru lokasi yang tersisa, setelah pembebasan lahannya dilakukan. Total seluruh pembangunan jalan, diupayakan tuntas pada 2016 ini,” urai Irsyad.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan, Hari Aprianto mengatakan,anggaran sebesar Rp 15 miliar itu karena Pemkab Pasuruan tidak membutuhkan pembebasan lahan. Proses lelang dan administrasinya sudah selesai. “Untuk kontrak pengerjaan dengan pelaksana sudah ditandatangi akhir Januari lalu. Februari ini pelaksana sudah bisa mulai melaksanakan pembangunan,” pungkasnya. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Peringatan Hari Jadi Kota Pasuruan Ke-337 Berlangsung Spektakuler

8 Februari 2023 - 22:32

KOMPAK Desak Kejari Buka Kembali Kasus Mark Up Pembelian Lahan Kantor Kecamatan Panggungrejo

23 Januari 2019 - 23:32

Pasca Ledakan Surabaya, Kantor Samsat Kabupaten Pasuruan Perketat Keamanan

14 Mei 2018 - 11:00

Menikmati Lezatnya Rawon Nguling

9 April 2018 - 07:22

Sungai Dayang, Potensi Wisata Kabupaten Pasuruan yang Belum Dilirik

1 April 2018 - 17:42

Wow!! Pemain Utama Film TTM Akan Sapa Penggemarnya di Malang dan Surabaya

22 Maret 2018 - 09:27

Trending di Berita Pasuruan