Trenggalek, Kabarpas.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini berharap agar Kecamatan Watulimo bisa menjadi industri bunga aggrek agar bisa menopang perekonomian daerah. Salah satunya dengan memberikan pelatihan budidaya anggrek kepada generasi Z.
Novita sapaan dia menyebut, dirinya terinspirasi dari perempuan muda Watulimo (Pinky) yang sukses dalam usaha budidaya tanaman bunga anggrek. “Saya berharap agar generasi muda di Kecamatan Watulimo bisa mengikuti jejak Pinky untuk menjadi petani anggrek mileneal, “ucapnya.
Novita menjelaskan, dengan adanya generasi muda di Watulimo menekuni usaha. Tak terkecuali menjadi petani anggrek milenial, juga akan bisa menopang perekonomian di Kabupaten Trenggalek.
Ditambahkan dia, pihaknya sengaja mendatangkan Pinky yang bernama lengkap Pinky Dwi Marta untuk memberikan beberapa tehnik budidaya bunga anggrek. Sehingga, bisa mengenali permasalahan-permasalahan yang dihadapi. “Pelatihan ini bukan saja persoalan perempuan, namun sesuatu hal, yakni berkelanjutan generasi penerus kita, “imbuhnya.
Dia menegaskan jika generasi muda sekarang tidak bisa diperlakukan sama dengan generasi muda dulu. “Generasi Z merupakan generasi yang lahir dengan sebuah pemikiran dan didorong dengan kontak tekhnologi. Sehingga generasi ini sangat kuat dan tidak mudah lelah, karena lebih mengutamakan akal. “tukasnya.
Selain itu, lanjutnya, generasi Z juga punya potensi berwira usaha, sehingga kita dorong untuk menjadi petani milenial.
Generasi Z itu seperti kertas putih. Tergantung bagaimana kita mau mewarnainya. Berikan yang terbaik nilai-nilai luhur bangsa. “Kita perlu mengawalnya. Jangan pernah ditinggalkan. Kita butuh karya nyata bukan hanya bicara. Saya punya obsesi bagaimana Kecamatan Watulimo bisa menjadi industri anggrek dan bisa menopang perekomomian daerah, “tutupnya. (ADV/Sumber : Prokopim Kabupaten Trenggalek).

















