Soal Megaproyek Umbulan, Komisi D DPRD Jatim Minta Pemkab dan Pemrpov Saling Koordinasi

Pasuruan (Kabarpas.com) – Setelah ditunggu-tunggu akhirnya dalam waktu dekat lagi megaproyek transmisi pipa mata air Umbulan akan segera dimulai. Itu setelah salah satu perusahaan dari Jakarta Medco Group berhasil menjadi pemenang tender, dalam proyek yang bernilai triliyunan tersebut.

“Setelah adanya pemenang tender ini. Maka selanjutnya megaproyek Umbulan akan segera dimulai dengan pembebasan lahan untuk pemasangan pipa transmisi,” kata Eddy Paripurna, Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, saat dihubungi melalui sambungan seluler. Selasa, (26/01/2016).

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim agar saling berkoordinasi.

“Antara Pemkab Pasuruan dengan Pemprov Jatim harus lebih sering koordinasi untuk lebih sering melakukan sosialisasi rencana megaproyek ini kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Pasuruan,” ujar politisi PDI-Perjuangan tersebut.

Pria yang pernah menjadi Wakil Bupati Pasuruan ini menambahkan bahwa sosialisasi yang ia maksud tersebut, diantaranya yaitu meliputi berapa jatah air untuk kelima daerah yang mendapat transmisi air Umbulan. Serta berapa harga air yang akan dibeli warga Kabupaten Pasuruan.

“Sosialisasi semacam itu harus dilakukan secara kontinyu. Dan dalam pelaksanaannya juga harus melibatkan seluruh masyarakat dan tokoh masyarakat di Kabupaten Pasuruan,” terang pria asal Pandaan tersebut.

Seperti dikabarkan sebelumnya, sumber air yang menghasilkan air 4.500 liter per detik itu, rencananya akan dikelola Pemprov Jawa Timur, yang nantinya akan dialirkan ke lima daerah di Jatim. Diantaranya Kabupaten dan Kota Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, dan Kota Surabaya. (ajo/tin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *