Trenggalek, Kabarpas.com – Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Trenggalek kembali menggelar kompetisi internal yang bertajuk Trenggalek Soccer League. Hal ini disampaikan oleh Ketua Askab PSSI Trenggalek Puguh Purnomo, Minggu (5/2/2023) siang.
“TSL akan diikuti oleh 20 klub yang ada di Trenggalek tanpa dihadiri penonton.Untuk kick off nya dimulai (10/2) mendatang di lapangan Sumbergedong,” ucapnya.
Puguh mengatakan, pelaksanaan TSL ini merupakan program kerja dari Askab diakhir era kepengurusannya.Sedangkan untuk sistem pertandingan menggunakan sistem group.
“Dalam kompetisi nanti akan ada tiga putaran sampai final.Ada 4 group dan masing – masing group diambil dua tim, yakni juara dan runner up,” imbuhnya.
Sedangkan untuk putaran berikutnya, masih lanjut Puguh, akan dibagi lagi menjadi 2 group dan empat tim terbaik akan lolos ke babak semi final.
Pria yang juga tercatat sebagai anggota DPRD Kabupaten Trenggalek ini menyampaikan, untuk komposisi pemain masih sama seperti TSL tahun kemarin, namun ada sedikit regulasi yang diubah dengan mengakomodir anak kelahiran 2002 dan 2005 untuk persiapan Persiga di Liga 3 dan Porprov.
Selain itu, dia menyebut jika setiap klub yang ikut TSL diwajibkan mendaftarkan pemain U – 17 sebanyak 2 orang.” Untuk menit bagi para pemain tergantung dari masing – masing klub.Terpenting kami punya bank data pemain untuk ikut kompetisi U – 17,” tandasnya.
Ketika disinggung terkait kemungkinan pemain luar daerah yang akan digunakan oleh klub peserta TSL, dia mengaskan jika untuk kompetisi sekarang full pemain lokal atau yang memiliki KTP Trenggalek, kecuali SS Garuda dan Garuda Jaya yang memang diproyeksikan untuk Liga 3 mendatang.
“SS Garuda dan Garuda Jaya adalah tim bayangan untuk Persiga, Porprov dan Liga Remaja, ” ungkapnya.
Sekedar informasi, pagelaran Liga 3 diperkirakan akan berakhir pertengahan bulan Juni.Sedangkan untuk hari puasa kompetisi akan diliburkan. (ags/ian).

















