Malang, Kabarpas.com – Tim dosen dan mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) baru-baru ini sukses menggelar kegiatan sosialisasi pemberdayaan masyarakat di Balai Desa Patuguran, Kabupaten Pasuruan.
Program ini bertujuan mengoptimalkan potensi ekowisata mangrove melalui pendekatan digitalisasi, edukasi, dan pelaporan keberlanjutan, yang mendukung pencapaian tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) 8 dan 14, yaitu penguatan ekonomi lokal dan konservasi kehidupan laut.
Tim pengabdian masyarakat UM yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari dosen-dosen berpengalaman seperti Alif Faruqi Febri Yanto, Tomy Rizky Izzalqurny, dan Lulu Nurul Istanti, serta mahasiswa seperti Nasywa Putri Amalia, Intan Lolita Indriati, Nabilla Carissa Ratnadewati, dan Mochammad Ilhamy.
Tim pengabdian juga berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan untuk meningkatkan daya saing wisata berbasis agroedutourism sekaligus memberdayakan masyarakat lokal di Desa Patuguran.
Salah satu terobosan utama dari program ini adalah pengembangan MANGROVEX, sebuah platform digital inovatif yang dirancang untuk mendukung pengembangan agroedutourism di Desa Patuguran. Website ini tidak hanya menyediakan informasi mendalam tentang biodiversitas ekosistem mangrove, tetapi juga materi edukasi terkait upaya keberlanjutan dalam pengelolaan wisata alam.
Website ini yang hampir siap diluncurkan, diharapkan bisa menjadi wadah informasi yang bermanfaat bagi wisatawan, masyarakat, dan akademisi, serta berkontribusi pada pelestarian ekosistem mangrove yang sangat penting.

Sumber: mangrovex.gtc18.com
Tim pengabdian masyarakat UM juga telah menyusun EKOMANG (Laporan Keberlanjutan Ekowisata Mangrove). Draft sistem pelaporan ini sudah selesai disusun dan telah diberikan pelatihan kepada pengelola wisata di Patuguran. Dengan adanya sistem ini yang sudah terintegrasi pada website MANGROVEX, pengelolaan wisata mangrove diharapkan dapat lebih terstruktur, efisien, dan berkelanjutan.
Untuk mendukung promosi wisata mangrove yang lebih luas, tim pengabdian masyarakat juga telah menyelesaikan pembuatan video pendek promosi yang bertujuan untuk revitalisasi Mangrove Eco-tourism.
Video ini, yang akan disebarkan melalui platform media sosial, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya keberlanjutan ekosistem mangrove dan potensi wisata alam yang dimiliki oleh Desa Patuguran.

Sumber: Youtube
Adanya program sosialisasi ini, tim pengabdian masyarakat UM berharap dapat mendorong perkembangan ekowisata mangrove di Desa Patuguran sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan.
Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memberdayakan masyarakat lokal melalui pelatihan, digitalisasi, dan peningkatan daya saing. Dengan upaya bersama ini, Desa Patuguran diharapkan dapat menjadi contoh sukses dalam mengelola wisata berbasis keberlanjutan dan memberikan manfaat ekonomi yang layak bagi masyarakat setempat. (***).
*Kontak:
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Malang di email aliffaruqi.feb@um.ac.id

















