Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 10 Mei 2019

Tiga Kendaraan Terlibat Laka Beruntun di Sukorejo, Empat Orang Tewas


Tiga Kendaraan Terlibat Laka Beruntun di Sukorejo, Empat Orang Tewas Perbesar

Reporter : Rofiq, Sam Demit

Editor : Memey Mega

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Empat kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Desa Gunting, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Akibatnya, empat orang tewas (3 tewas di tempat dan 1 tewas di rumah sakit), Jumat (10/5/2019).

Tiga orang yang dilaporkan tewas di lokasi yaitu pengendara Honda Beat nopol N 2253 TCH, berboncengan tiga orang yang tak lain satu keluarga. Mereka adalah Kakek Jamian (66), Nenek Poni (62) dan cucunya bernama M. Misbach Irfanto (9), asal Dusun Talang, Desa Watuagung, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

“Untuk korban jumlah seluruhnya ada 8. Dan yang meninggal dunia di lokasi ada 3. Lalu tadi pukul 20.30 Wib, tambah satu lagi korban meninggal dunia di rumah sakit. Yakni atas nama Sugeng Prayitno,” ujar Kanit lakalantas Polres Pasuruan, Iptu Marti kepada Kabarpas.com.

Ditambahkan, dalam kecelakaan maut ini melibatkan sebanyak tiga kendaraan roda dua. Di antaranya yaitu sepeda motor Honda GL 100 tanpa nopol, Honda Beat Nopol N-2253-TCH, dan Honda Scoopy Nopol. N-4502-TCK. “Total ada tiga kendaraan roda dua yang terlibat dalam kecelakaan beruntun ini,” imbuhnya.

Sementara menurut Kepala Poslantas Sukorejo, Aiptu Hardiono mengatakan , kejadian berawal saat pengendara Honda Beat berboncengan tiga dari arah timur. Tepat di jalan raya Utara balai Desa Gunting, tiba-tiba muncul motor Honda GL 100 tanpa nopol yang dikendarai Sugeng Prayitno (20), berboncengan dengan Cahyo Adi Saputro (16), keduanya asal Betiting, Desa Gunting, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

“Motor Honda GL ini berjalan dari arah Selatan ke Utara, sesampainya di TKP terlalu mengarah ke kanan dan masuk  ke jalur berlawanan hingga menabrak  Honda Beat N-2253-TCH yang dikendarai satu keluarga kakek, nenek, dan cucu,” ujarnya.

Akibatnya, kakek, nenek dan cucunya itu sampai terpental dari motornya hingga tewas di lokasi. Tak berhenti sampai disitu , Motor GL juga menabrak motor Honda Scoopy, yang dikendarai Cimi Lindayani (28) kondisi sedang hamil, yang membonceng anaknya bernama Dini Raisa Widia Andini (7), warga Dusun Talang, Desa Watuagung, Kecamatan Prigen.

“Motor Honda GL melaju terlalu mengarah ke kanan dengan kecepatan tinggi. Sehingga menabrak dua motor lainnya dari arah berlawanan,” tambahnya.

Selanjutnya, untuk korban meninggal dan luka-luka langsung dievakuasi untuk dibawa ke rumah sakit terdekat. Sementara pengendara motor Honda Scoopy, yang mengalami luka ringan juga mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Sukorejo.

Kasus kecelakaan beruntun ini dalam penangganan Lakalantas Polres Pasuruan, dan kini ketiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut sudah diamankan guna penyelidikan lebih lanjut. (fiq/dem/mey).

Artikel ini telah dibaca 482 kali

Baca Lainnya

Teken MoU dengan Tiga Kampus, Wali Kota Pasuruan Pertegas Sinergi Pembangunan Daerah

30 April 2026 - 13:42

Mas Adi Tekankan Bahaya Narkoba bagi Generasi Emas 2045

25 April 2026 - 08:10

Berangkatkan Ratusan Calon Jemaah Haji Kota Pasuruan, Begini Pesan Mas Adi…

24 April 2026 - 04:35

Bunda Ani Adi Wibowo Ajak Peran Aktif Orang Tua Cegah Perkawinan Anak

23 April 2026 - 17:53

Cegah Tertukar, Calon Jemaah Haji Kota Pasuruan Beri Tanda Koper dengan Boneka hingga Pita Warna-warni

22 April 2026 - 08:36

Dorong Perlindungan Pekerja Lebih Luas, BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan Kumpulkan 100 PKBU dalam Customer Gathering

21 April 2026 - 22:59

Trending di Berita Pasuruan