Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Sidoarjo · 8 Nov 2017 15:55 WIB ·

Siswa Al Muslim Ajak Masyarakat Lindungi Puspa dan Satwa


Siswa Al Muslim Ajak Masyarakat Lindungi Puspa dan Satwa Perbesar

Reporter : Andika Wijaya

Editor : Kholid Andika

____________________________________________________________

Sidoarjo (Kabarpas.com) – Puluhan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Al Muslim Waru, Sidoarjo, mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga satwa dan tumbuhan yang mulai langka di negara tercinta ini. Ajakan itu dilakukan di ruang audio visual setempat pada acara Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN), yang diikuti sedikitnya 80 siswa dari kecamatan Waru dan Sedati.

Waka Kurikulum SMP Al Muslim, Anna Sulisetiawati mengatakan, tidak banyak diketahui orang bahwa setiap tanggal 5 November diperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN). Apalagi tanggal tersebut jatuh pada hari Minggu pada tahun ini. Oleh sebab itu, pihaknya menggelar peringatan HCPSN untuk mengingatkan kembali, agar masyarakat mengetahui hal itu.

“Untuk membangun kesadaran dan kecintaan pada puspa dan satwa nasional, serta sebagai momentum untuk menyelamatkan puspa dan satwa lokal dari ancaman kepunahan, kami melakukan kampanye bersama dan juga melakukan pengawasan, khususnya dalam melestarikan puspa dan satwa yang terancam punah,” kata Anna, Rabu (08/11/2017).

Ia berharap, dengan adanya kegiatan itu, para guru dan siswa dari berbagai sekolah bersedia menularkan ilmu yang diperoleh. Sehingga puspa dan satwa lokal maupun nasional bisa terselamatkan dari kepunahan.

Salah satu koordinator World Wide Fund for Nature (WWF) Surabaya, Komar Setiawan menyatakan, menjaga hutan beserta ekosistem termasuk satwa di dalamnya sangat penting. Secara garis besar ekosistem merupakan rumah atau tempat tinggal bagi mahluk hidup dan di dalamnya akan ada beberapa komponen.

Di dalam ekosistem tersebut pula, komponen akan saling berinteraksi satu dengan lainnya. Meskipun saat ini juga banyak ekosistem buatan, tapi juga saat ini hampir memasuki era dimana beberapa ekosistem yang ada di bumi ini hampir punah atau juga darurat. Tanpa disadari pula, banyak sekali bahaya tidak melestarikan lingkungan sekitar.

“Hewan itu peliharaan, binatang itu hidupnya bebas, kalau satwa itu fauna yang dilindungi karena hampir punah. Misalnya satwa harimau di Sumatera, merupakan satu dari enam subspesies harimau yang masih bertahan hidup hingga saat ini dan termasuk dalam klasifikasi satwa kritis yang terancam punah, dalam daftar merah spesies terancam yang dirilis Lembaga Konservasi Dunia IUCN,” jelasnya.

Agar generasi muda saat ini turut serta menjaga puspa dan satwa dari ancaman kepunahan serta mengerti bahwa bangsa Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki keanekaragaman hayati terbesar di dunia, maka para siswa diajak berdoa yang dipimpin Nasrullah salah satu guru SMP Al Muslim sebagai penutup acara peringatan HCPSN.

Hadir dalam acara itu salah satu koordinator World Wide Fund for Nature (WWF) Surabaya, Komar Setiawan, dan 7 sekolah imbas Adiwiyata SMP Al Muslim yaitu SDN Cemandi, SDN Buncitan, SDN Tambak Sumur, SDN Tambak Rejo, SD Al Muslim, SDN Sedati Agung, SDN Wadungasri. Setiap sekolah diwakili 5 siswa dan 1 pendamping guru. (and/lid).

 

Artikel ini telah dibaca 41 kali

Baca Lainnya

Tunjukkan Loyalitas dan Soliditas, 34.377 Bikers Honda Bersatu di HBD 2023

29 Oktober 2023 - 23:42 WIB

Ultah Kabarpas ke-9 Digelar di Hotel Luminor Sidoarjo, Simak Kemeriahannya

29 Oktober 2023 - 19:47 WIB

Cak Imin Sapa Ribuan Massa di Sidoarjo

15 Oktober 2023 - 12:43 WIB

Yel-yel Ganjar Siji Ganjar Kabeh Bergema di Seberang Acara Anies-Muhaimin

15 Oktober 2023 - 11:53 WIB

BHS Pastikan Bantuan Bedah Rumah di Sidoarjo Mulai Dikerjakan

14 Oktober 2023 - 18:12 WIB

Andri Chrystanto Sikapi Potensi Pasar Digital untuk Pedagang Tradisional

7 Oktober 2023 - 13:26 WIB

Trending di Kabar Sidoarjo