Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Peristiwa · 9 Agu 2020

Miniatur Menara Eiffel dari Bambu Ini Raih Pengharaan dari LEPRID


Miniatur Menara Eiffel dari Bambu Ini Raih Pengharaan dari LEPRID Perbesar

 

Semarang, Kabarpas.com – Radesa Wisata dan The Green Farm yang terletak di Dusun Kelurahan, Desa Tuntang, Kabupaten Semarang Jawa Tengah ini, merupakan inisiasi yang telah berhasil dikembangkan secara luar biasa oleh CEO & Founder Didik Setiawan. Didik mengembangkan konsep wisata yang terintegrasi dan di dalamnya terdapat miniatur menara Eiffel dari bambu yang berhasil meraih penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID).

Penghargaan tersebut diberikan oleh Paulus Pangka, SH selaku Ketua Umum dan Pendiri Lembaga Prestasi Indonesia – Dunia (LEPRID) kepada CEO & Founder Radesa Wisata dan The Green Farm, Didik Setiawan.

Paulus mengatakan bahwa penghargaan ini diberikan atas dasar kebanggaan dari sesama anak bangsa yang sudah menciptakan Mahakarya yang begitu luar biasa.

“Mahakarya yang telah diciptakan oleh Didik Setiawan selaku CEO & Founder Radesa Wisata dan The GreenFarm ini telah bisa dinikmati oelh seluruh elemen bangsa bahkan mancanegara,” ucapnya kepada Kabarpas.com.

Sejak diresmikannya Radesa Wisata dan The Green Farm ini, diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Konsep yang dimiliki Radesa Wisata dan The Green Farm adalah pemanfaatan lingkungan yang terintegrasi dengan berbagai macam teknologi dan ide kreatif yang dihasilkan. Mengingat bahwa tempat berdirinya Radesa Wisata dan The Green Farm dulu adalah rawa tradisional yang kini telah disulap menjadi tempat wisata yang penuh pesona.

“Kami membuat Radesa Wisata dan The Green Farm sebagai bentuk pengabdian kami untuk masyarakat sekitar. Peningkatan ekonomi dan pemanfaatan lingkungan harus dioptimalkan agar bisa menjadi lahan produktif, membuka lapangan pekerjaan, serta alternatif wisata baru untuk para pengunjung. Sedari aal kami menanamkan bahwa kami harus terus bertransformasi serta adaptif agar tetap bisa menjadi manusia yang bermanfaat melalui karya yang telah kami ciptakan,” terangnya.

Dengan Tagline #tuntangberkarya Radesa Wisata dan The Green Farm akan terus melahirkan karya-karya fantastis berikutnya. Tidak berhenti pada pencapaian yang telah dilakukan sekarang.

“Penghargaan ini akan menjadian kami makin kuat, makin semangat. Penghargaan ini menjadi tanda bahwa keberadaan kami diterima dan tentu kami sangat senang. Kedepannya kami akan melakukan banyak hal di Radesa Wisata dan The Green Farm,” pungkas Didik Setiawan CEO & Founder Radesa Wisata dan The Green Farm. (***/hib).

Artikel ini telah dibaca 35 kali

Baca Lainnya

Tinjau Puskesmas Mumbulsari, Bupati Fawait Soroti Pelayanan hingga Fasilitas

8 April 2026 - 08:38

Dari Rumah Bocor ke Hunian Layak, Sumiati Rasakan Manfaat Program RTLH di Mumbulsari Jember

8 April 2026 - 08:35

Sholawat Kampung Jadi Ruang Aspirasi, Fawait Tambah Insentif Ketua Pengajian di Jember

8 April 2026 - 08:33

Puluhan Peserta Ikuti Technical Meeting Lomba dan Kirab Budaya Pasoeroean Tempo Doeloe

3 April 2026 - 16:40

Pemkab Probolinggo Serahkan LKPD Unaudited 2025, Optimis Raih WTP ke-13

31 Maret 2026 - 12:41

Polres Mojokerto Kota Intensifkan Patroli KRYD

28 Maret 2026 - 13:58

Trending di KABAR NUSANTARA