Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 11 Feb 2026

Komunitas GUA Kembali Edukasi Siswa Kelola Sampah Lewat Praktik 3R


Komunitas GUA Kembali Edukasi Siswa Kelola Sampah Lewat Praktik 3R Perbesar

Pamulang, Kabarpas.com — Komunitas Guna Ulang Aja (GUA) kembali turun ke sekolah untuk menanamkan kesadaran pengelolaan sampah sejak dini.

Kali ini, para relawan menyambangi SD Negeri Bambu Apus 02, Pamulang, Tangerang Selatan, membawa program edukasi lingkungan berbasis metode 3R (reduce, reuse, recycle).

Kehadiran komunitas pegiat lingkungan tersebut disambut antusias. Sebanyak 266 siswa kelas IV dan V mengikuti sesi edukasi dengan suasana santai dan interaktif. Materi disampaikan ringan, diselingi humor, membuat ruang kelas beberapa kali dipenuhi gelak tawa.

GUA memperkenalkan jenis-jenis sampah, cara pengelolaannya, hingga risiko pencemaran lingkungan. Namun tak hanya teori, para relawan juga mengajak siswa langsung praktik memilah sampah di lapangan sekolah.

Suasana makin semarak saat sesi permainan dan kuis berhadiah digelar. Para pemenang mendapat tumbler dan wadah makan guna ulang sebagai bentuk edukasi nyata.

“Hadiah itu sekaligus untuk membiasakan anak-anak memakai wadah guna ulang, supaya mengurangi sampah plastik sekali pakai,” kata Koordinator Komunitas GUA, Ardianto Prabowo.

Menurutnya, pendekatan praktik lebih efektif untuk membangun kebiasaan baru. Karena itu, sebelum kegiatan dimulai, siswa kelas V diminta mengisi kuesioner untuk mengukur pemahaman mereka tentang sampah dan penerapan 3R.

“Nanti sekitar sepekan setelah edukasi, kami berikan kuesioner lagi. Jadi bisa terlihat perubahan pemahaman dan kebiasaan mereka sebelum dan sesudah kegiatan,” ujar Bowo, sapaan akrab Ardianto.

Komunitas GUA sendiri dikenal sebagai kelompok pemuda yang aktif mengampanyekan pengurangan sampah, khususnya melalui praktik guna ulang (reuse). Kegiatan edukasi ke sekolah menjadi salah satu program rutin mereka untuk menanamkan kepedulian lingkungan sejak usia dini.

Kepala SD Negeri Bambu Apus 02, Sutiyah, menyambut positif kehadiran para relawan. Ia berharap ilmu yang dibagikan dapat diterapkan siswa dalam keseharian.

“Kami berharap anak-anak bisa mempraktikkan apa yang disampaikan kakak-kakak dari Komunitas GUA. Terima kasih sudah datang dan berbagi,” katanya.

Kegiatan itu juga dihadiri Penyuluh Lingkungan Hidup, Odji Soesanto dan Penelaah Teknis Kebijakan Dinas Lingkungan Hidup Tangerang Selatan, El Sandy Adha Muhkti. Sandy minta, setelah mendapat edukasi, para siswa menerepakan gaya hidup minim sampah. “Membawa tumbler dan wadah makan dari rumah, bisa mengurangui sampah plastik. Apalagi relawan GUA juga sudah mengedukasi para pedagang di kantin sekolah,” ujranya.

Melalui kegiatan langsung di sekolah seperti ini, Komunitas GUA berharap semakin banyak generasi muda yang sadar pentingnya memilah dan mengurangi sampah dari sumbernya. (dit/ian).

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

BREAKING NEWS! Bocah Tenggelam di Bekas Galian Tambang Winongan Ditemukan Meninggal Dunia

10 Maret 2026 - 10:40

PC PMII Pasuruan Soroti Dugaan Kegagalan Reklamasi Tambang Usai Tragedi Anak Tenggelam di Winongan

10 Maret 2026 - 10:37

Pemkot Pasuruan Tingkatkan Literasi Koperasi Generasi Muda Lewat Koperasi Goes to Campus

10 Maret 2026 - 10:26

Sosialisasi Budaya RT Berseri, Ning Ita Dorong Aktivasi Bank Sampah di Tingkat RW

10 Maret 2026 - 10:19

Santunan Anak Yatim di Kalisat Jadi Momentum Edukasi Bahaya Narkoba

10 Maret 2026 - 10:10

Breaking News! Remaja 13 Tahun Dikabarkan Tenggelam di Bekas Galian Tambang Winongan Pasuruan 

9 Maret 2026 - 21:30

Trending di Berita Pasuruan