Jember, Kabarpas.com – Sosok Ahmadi Wijaya resmi memimpin Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Jember untuk periode 2026–2029. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) yang digelar menyusul kondisi kesehatan ketua sebelumnya yang tidak memungkinkan melanjutkan tugas.
Ahmadi bukan nama baru di dunia olahraga Jember. Selain dikenal sebagai pengusaha alat peraga pendidikan, ia juga aktif sebagai Bendahara Umum KONI Jember. Latar belakang tersebut menjadi modal penting dalam menggerakkan roda organisasi sekaligus memperkuat pembinaan atlet ke depan.
Muskablub berlangsung singkat namun dihadiri sejumlah pihak, mulai dari perwakilan klub atletik, Disporaparbud, KONI, hingga Pengprov PASI Jawa Timur. Forum tersebut secara bulat memberikan mandat kepemimpinan kepada Ahmadi untuk menakhodai PASI Jember dalam tiga tahun ke depan.
Usai terpilih, Ahmadi langsung menyatakan arah kebijakannya. Ia menargetkan pembenahan organisasi sebagai langkah awal, termasuk melakukan penyegaran kepengurusan dan memperkuat kolaborasi dengan klub serta para mantan atlet berprestasi.
“Langkah awal yang akan kami lakukan adalah pembenahan organisasi. Kami juga akan mengadakan pertemuan dengan para ketua klub atletik serta mengundang mantan atlet Jember yang pernah berprestasi di ajang PON maupun SEA Games untuk memberikan masukan,” ujarnya.
Menurut Ahmadi, kekuatan utama PASI terletak pada pembinaan atlet sejak dini. Ia ingin memastikan atlet Jember tidak hanya berprestasi di level lokal, tetapi mampu menembus panggung regional hingga nasional.
Ia pun memasang target ambisius. Atlet-atlet Jember diharapkan dapat memperkuat kontingen Jawa Timur pada PON 2028 di NTB, bahkan menembus ajang internasional seperti SEA Games dan Asian Games.
Untuk mewujudkan target tersebut, PASI Jember segera menggulirkan program pencarian dan pembinaan bibit atlet mulai Juni 2026. Program ini akan dikemas dalam bentuk kompetisi berjenjang dari tingkat pelajar, mulai SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA.
Berbagai nomor akan dipertandingkan, mulai dari lari jarak pendek hingga menengah seperti 100 meter, 200 meter, 400 meter, 800 meter, 1500 meter, hingga 3000 meter. Selain itu, nomor lapangan seperti lempar cakram, lempar lembing, tolak peluru, lompat tinggi, dan lompat jauh juga akan digelar. Nomor estafet dan lari gawang turut masuk dalam agenda.
Para juara dari kompetisi tersebut akan diproyeksikan tampil pada kejuaraan tingkat kabupaten yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Ahmadi menegaskan, pelaksanaan program ini juga akan didukung dengan pemenuhan sarana dan prasarana usai pelantikan pengurus.
Tak berhenti pada pembinaan, Ahmadi juga menggagas event unggulan berupa lomba lari maraton nasional. Rute yang dirancang cukup menarik, yakni start dari Alun-alun Jember dan finis di Pantai Watu Ulo.
“Kami optimistis kegiatan ini akan menjadi daya tarik bagi peserta dari luar daerah sekaligus menjadi sarana promosi wisata Jember. Kita mendukung program sport tourism yang dicanangkan Bupati Jember Gus Fawait,” jelasnya.
Di sisi lain, Ahmadi ingin menghidupkan kembali kejayaan atletik Jember seperti era 1990-an yang melahirkan atlet-atlet berprestasi. Nama-nama seperti Soni Harsono, Sukamdi, hingga Basri Ahmad Zainuri menjadi inspirasi bagi generasi saat ini.
Dengan kepemimpinan baru, PASI Jember diharapkan mampu bangkit dan kembali menjadi kekuatan atletik yang diperhitungkan, tidak hanya di Jawa Timur, tetapi juga di level yang lebih tinggi. (dan/ian).

















