Kasus Korupsi Dana Hibah 2013, Diduga Mengalir ke Oknum Wartawan dan LSM

Pasuruan (Kabarpas.com) – Menanggapi adanya desakan dari pihak penasehat Hukum Sugiarto, terdakwa dugaan korupsi dana hibah 2013, yang meminta kepada penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangil untuk memeriksa Kepala Biro Administrasi Pembangunan (AP) Pemprov Jatim.  Pihak Kejari Bangil,menegaskan, kalau pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi pejabat dari Pemprov Jatim.

“Kami sudah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan untuk mengungkap dugaan kasus korupsi dana hibah tersebut. Bahkan, sejumlah saksi-saksi dari pejabat Pemprov Jatim, termasuk Kabironya telah kami panggil untuk dimintai keterangannya,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Bangil, Andy Sasongko, Selasa. (17/11/2015).

Selain itu, ia juga mengatakan, bahwa dari hasil pemeriksaan tersebut, pihaknya mendapat keterangan kalau program bantuan ini telah mengalir ke pihak selain Pokmas. Untuk itu saat ini pihaknya masih terus melakukan pendalaman untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Kami sudah mengantongi data kalau aliran dana ini, telah mengalir ke para pihak selain Pokmas, termasuk pada oknum wartawan dan LSM,” terangnya.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Suryono Pane, Penasehat Hukum Sugiarto, terdakwa dugaan korupsi dana hibah. Mendesak pihak penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangil untuk segera menuntaskan dugaan korupsi dana hibah tahun 2013 sebesar Rp 2,7 triliyun. Selain menyelidiki aliran dana sebesar Rp 4 miliar ke pejabat, penyidik juga diminta untuk memeriksa Kepala Biro Administrasi Pembangunan (AP) Pemprov Jatim. (ajo/abu).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *