Pasuruan, Kabarpas.com – Lomba Gudep Ramah Lingkungan yang diselenggarakan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur sejak beberapa waktu lalu, disambut penuh antusias khususnya oleh peserta wakil dari Kwartir Cabang Kota Pasuruan di jenjang SLTA sederajat yakni SMKN 1 Pasuruan.
Sebagai peserta, Gudep SMKN 1 Pasuruan mempersiapkan diri dengan menggelar rapat secara daring antara pembina dan Dewan Ambalan. Setelah memutuskan untuk ikut berpartisipasi, maka Ketua Gudep melaporkan kepada Kepala Sekolah setempat selaku Ka Mabigus yang ditindaklanjuti dengan membuat edaran terkait aksi lingkungan masa pandemi covid-19.
Hal tersebut sesuai 4 kriteria dalam Lomba Gudep Ramah Lingkungan, diantaranya kebijakan Ka Mabigus, kurikulum, kemitraan, dan publikasi aksi.
Salah satu aksi menarik yang dipilih yaitu membuat sofa puff dengan ecobrick. Akh. Sigit Suyani, Ka Mabigus SMKN 1 Pasuruan, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah dengan metode ecobrick cukup menarik. Selain penyelamatan sampah, mengubah limbah plastik lebih bermanfaat dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui sebuah produk.
Para peserta didik menyelesaikan sofa puff ecobrick di rumah masing-masing dengan panduan secara daring baik melalui video youtube maupun informasi dari whatsapp.
Sebanyak 60 sofa puff berhasil dibuat. Sofa berbahan limbah plastik tersebut, ditempatkan di ruang tamu sanggar pramuka, juga dimanfaatkan sebagai pelengkap Ruang Terbuka Hijau (RTH) di pangkalan.
Selain membuat sofa puff, Gudep SMKN 1 juga memproduksi hand sanitizer yang diperkaya dengan extract aloe vera.
Sebanyak 100 liter hand sanitizer yang dihasilkan. Hand sanitizer tersebut selain digunakan untuk kalangan sendiri, juga disumbangkan ke masjid-masjid di wilayah kota Pasuruan, di pos-pos gugus tugas dan masyarakat wilayah kota pasuruan.
“Diharapkan warga sekolah semakin betah di sekolah ketika pembelajaran sudah kembali normal,” ucap Sigit.
Sebelum perlombaan dimulai, juga diselenggarakan Pelatihan Pramuka Patriot Lingkungan Jatim 2020 yang dilaksanakan secara online dengan pusat acara di Kwarda Jatim.
Tim visitasi Kwarda Jatim yang melihat langsung lokasi proyek aksi lingkungan di sanggar pramuka, berharap agar aksi-aksi lingkungan tidak hanya berakhir di ajang Lomba Gudep Ramah Lingkungan. (sin/diz).

















