Gus Ipul: Mari Kita Buat Pasar di Kota Pasuruan Senyaman Mungkin

Pasuruan, Kabarpas.com – Para pedagang yang ada di 6 Pasar di Kota Pasuruan, yakni Pasar Kebonagung, Pasar Gadingrejo, Pasar Besar, Pasar Mebel Bukir, Pasar Karangketug dan Pasar Randusari serta Pasar Poncol mengikuti pembinaan pedagang pasar Se-Kota Pasuruan yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian Dan Pedagangan Kota Pasuruan, di Aula Hotel Transit Kota Pasuruan. Kamis (25/3/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Pasuruan, Plt Kepala Dinas Perindustrian Dan Pedagangan Kota Pasuruan, Kepala Pasar Kota Pasuruan, Perwakian Bank Jatim Cabang Pasuruan, para pedagang serta undangan lain.

Dalam arahannya kepada para pedagang, Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan rasa terima kasih dan bangga kepada para pedagang pasar karena selama ini punya kontribusi terhadap Kota Pasuruan.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa pihaknya ingin menyamakan pikiran dekatkan hati agar Kota Pasuruan lebih cepat  maju. Oleh sebab itu, bagaimana pasar dibuat nyaman untuk segala usia sehingga pembeli yang datang pasti datang kembali dan juga harus ramah lansia.

“Mari kita buat pasar yang senyaman mungkin, kita tidak perlu merubah, jika ada yang kurang harus dipoles dan dibersihkan,” ujar Wali Kota Gus Ipul.

Lebih lanjut dikatakan, Pemerintah Kota Pasuruan sangat memperhatikan para pedagang dan berharap dagangannya laku semua.

“Sehingga Pemerintah Kota Pasuruan memperoleh pendapatan/masukan dari retribusi. Sebaliknya Pemerintah Kota Pasuruan ingin memberi layanan lebih dan menyiapkan sarana dan prasarana pasar  di penuhi serta pasar dibikin senyaman mungkin,” terangnya.

Sebelum menutup arahannya, Gus Ipul memberi saran kepada Kepala Pasar Kota Pasuruan untuk memperbanyak jumlah tukang kebersihan pasar, toilet perlu perawatan karena merupakan prioritas pertama, dapur, gudang, jalan yang bisa dilewati pembeli serta kios dilombakan dan perlu dicat, yang tidak tertib harus ditertibkan, parkir jangan semrawut dan harus ditata serta kesan kumuh harus dihilangkan.

“Oleh sebab itu pedagang harus berubah dan saling bekerjasama dengan Pemerintah Kota Pasuruan. Sehingga diharapkan pasar yang ada di Kota Pasuruan lebih dikenal dan bisa mendatangkan banyak pembeli,” tandasnya.

“Selain itu, kedepan Pemerintah Kota Pasuruan akan menerapkan teknologi berbasis elektronik sehingga diharapkan kepada  para pedagang untuk menyiapkan koperasi pasar dan E- Retribusi untuk mempermudah segala aktifitas yang ada di pasar, guna mendukung hal tersebut harus ada kerjasama dengan Bank Jatim Cabang Pasuruan,” sambungnya.

Seusai memberi arahan, dilanjutkan dengan dialog antara Wali Kota Pasuruan dengan para pedagang. (ajo/gus).