Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 25 Feb 2021

Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Jatim Canangkan Gerakan Santri Bermasker


Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Jatim Canangkan Gerakan Santri Bermasker Perbesar

Surabaya, Kabarpas.com – Berbagai langkah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Jatim terus dilakukan.  Salah satunya, hari ini, Kamis (25/2/2021), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Pangkoarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan mencanangkan Gerakan Santri Bermasker yang digagas oleh Polda Jatim di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polda Jatim.

Pada saat pencanangan, perwakilan santri dan santriwati dari Pesantren Bumi Sholawat Sidoarjo membacakan Ikrar Santri Jawa Timur. Dimana, terdapat 5 poin yang menjadi hal penting dalam ikrar tersebut.

Diantaranya, pertama, selalu memakai masker dalam setiap kegiatan di dalam dan luar pondok pesantren. Kedua, selalu menjaga jarak antar santri maupun orang lain. Ketiga, menjaga kebersihan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer. Keempat, membatasi mobilitas dan interaksi yang tidak perlu. Kelima, menghindari kerumunan dengan jarak minimal satu meter.

Seusai pencanangan, Gubernur Jatim yang akrab disapa Khofifah ini menegaskan bahwa masker berfungsi melindungi para santri dari bahaya penularan Covid-19. Tak hanya mengingatkan pentingnya bermasker, dirinya juga mengingatkan pentingnya menggunakan masker dengan benar.

“Gerakan santri bermasker menjadi ikhtiar bersama untuk saling melindungi satu sama lain, sehingga bisa saling terlindungi dari Covid-19. Karenanya, bagi para santri tidak bisa satu bermasker, satunya lagi melepas masker,” tegas Khofifah.

Menurut Gubernur perempuan pertama di Jatim ini, Gerakan Santri Bermasker ini bisa menjadi bagian penguatan dari pelaksanaan disiplin protokol kesehatan di Jatim. Apalagi di Jatim terdapat lebih enam ribu pondok pesantren, dengan jumlah santri mencapai hingga sembilan ratus ribu lebih.

“Jumlah santri di Jatim cukup banyak,  dan kegiatan mereka juga sangat padat. Karenanya, protokol kesehatannya harus betul-betul dikawal,” terang Khofifah.

Pada kesemptan yang sama, Gubernur Khofifah kembali mengingatkan kepada para santri untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan 5M. Seperti memakai masker, menjaga jarak yang aman, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Ini penting, karena seperti diketahui bersama meskipun sudah ada upaya vaksinasi tetapi Covid-19 sampai saat ini belum ada obatnya.

“Meskipun sudah mulai dilakukan proses pemberian vaksinasi Covid-19 pada tahap kedua, semua elemen masyarakat harus tetap meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan,” ujar Khofifah sambil menjelaskan berdasarkam data Kemenkes tokoh agama yang diberikan vaksinasi Covid-19 untuk tahap kedua di Jawa Timur sebanyak 9.377 orang sebagaimana diketahui tahap pertama baru untuk tenaga kesehatan..

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, Gerakan Santri Bermasker menjadi bagian penting dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Jatim. Karenanya, guna mendukung gerakan tersebut, pihaknya juga membagikan sebanyak 1.212.000 masker untuk pondok pesantren yang ada di Jatim.

“Santri menjadi basis yang kuat dan penting dalam menghadapi Covid-19,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ia menyampaikan terima kasih atas sinergitas yang telah dibangun selama ini, baik antar Forkopimda Jatim maupun dengan masyarakat. Sehingga kondisi Kamtibmas berjalan dengan kondusif, aman dan terkendali. Begitu juga dengan sinergitas dalam menghadapi Covid-19 juga berjalan dengan baik. (Don/Mel).

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

May Day di Kebun Kalisanen Tunjukkan Potret Relasi Buruh dan Manajemen yang Akrab

2 Mei 2026 - 18:59

Tak Perlu ke Kota, Warga Jember Kini Bisa Cetak e-KTP Langsung di Kecamatan

1 Mei 2026 - 16:52

May Day di Jember Tanpa Aksi Jalanan, Pemkab Pilih Tasyakuran dan Doa Bersama

1 Mei 2026 - 16:49

Polres Jombang Amankan Dua Pelaku Pengoplosan LPG Bersubsidi Menggunakan Alat yang Dimodifikasi

1 Mei 2026 - 14:39

BM PAN Jember Gelar Musda, Cak Salam Dorong Anak Muda Tak Minder Berpolitik

1 Mei 2026 - 08:38

Audiensi Dengan UT Malang, Mas Adi: Sinergi dengan Perguruan Tinggi Untuk Memajukan Kota Pasuruan

30 April 2026 - 13:20

Trending di KABAR NUSANTARA