Prigen (Kabarpas.com) – Akibat disambar petir, seorang pendaki asal Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tewas di Lereng Gunung Arjuno. Selain itu, dua pendaki lainya yang masih belum diketahui identitasnya tersebut, mengalami luka-luka dan tidak bisa berjalan.
Informasi tersebut dibenarkan oleh Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Bhakti Jati Permana.
“Iya betul mas, saat ini rekan-rekan masih di Pos Perijinan Tahura Arjuno. Masih melakukan persiapan evakuasi,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Bhakti Jati Permana kepada Kabarpas.com, Selasa (13/12/2016) malam.
Dijelaskan, untuk kelompok pendaki ini, yaitu berjumlah 8 orang yang merupakan berasal dari jurusan Kependidikan Keolahragaan Unesa. Informasi tersebut kemudian ditindak lanjuti oleh petugas Pos Pendakian Penanggungan. Irul, Habib, Suedi yang kemudian meluncur ke Pos Pendakian Welirang yang berada di Tretes dan melaporkan kejadian tersebut dan diterima petugas Pos Welirang yaitu Juned.
“Kejadian ini diperkirakan terjadi pada pukul 16.30 WIB, ketua rombongan yang mengalami musibah yaitu Nur Ali Ridho bersama 1 orang lainnya juga sudah sampai di Pos Tretes untuk melaporkan kejadian tersebut di Pos Tretes,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Adapun sesuai dengan informasi yang diberikan Nur Ali Ridho bahwa posisi korban berada di Watu Gedhe, di atas Lembah Kijang, yang kira-kira 1 Kilometer dari puncak Arjuno. (ajo/gus).

















